Ratusan Warga dan Bregada Rakyat Datangi Polda DIY, Serukan Tolak Kekerasan

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sejumlah anggota Bregada Rakyat mengenakan busana adat mengikuti kirab budaya di halaman Mapolda DIY, Sleman, Kamis (26/2/2026). Kirab bertajuk “Pratelan Budhaya Tolak Kekerasan Utamakan Katentreman” tersebut menjadi simbol komitmen masyarakat menjaga kedamaian dan marwah Yogyakarta.

 

Sleman, opinijogja — Ratusan warga bersama sejumlah kelompok Bregada Rakyat menggelar kirab budaya bertajuk “Pratelan Budhaya Tolak Kekerasan Utamakna Katentreman” pada Kamis (26/2) sore. Massa berjalan kaki dari Terminal Condongcatur menuju Markas Polda DIY.

Peserta kirab mengenakan busana adat Jawa dan Nusantara sebagai simbol gerakan moral masyarakat untuk menjaga marwah Yogyakarta sebagai Kota Budaya. Sepanjang perjalanan, peserta menyerukan pesan damai dan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan rombongan setibanya di Mapolda DIY langsung disambut Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi didampingi sejumlah pejabat utama.

Ia menyebut kehadiran perwakilan Bregada Rakyat Widya Permana, Jaladwara, dan Wirotomo menjadi dukungan moral bagi kepolisian untuk terus bekerja secara profesional serta bersinergi memulihkan citra Yogyakarta pasca-aksi anarkis yang sempat terjadi.

Baca Juga:  Blangkon Beji Sidoarum, Jejak Kejayaan Kerajinan Godean yang Pernah Bersinar di Era 80-an

Dalam kesempatan itu, Brigjen Eddy Djunaedi menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat adat dan Bregada Rakyat. Ia menegaskan budaya Yogyakarta menjunjung tinggi tata krama, tepa selira, dan harmoni sosial.

“Pesan damai ini menjadi resonansi moral bahwa DIY menolak kekerasan dalam bentuk apa pun,” ujarnya.

Eddy juga mengingatkan perusakan fasilitas umum bukan cerminan jati diri warga Yogyakarta. Ia menekankan pentingnya penyampaian aspirasi secara santun dan sesuai aturan hukum.

Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci menjaga ketenteraman dan mencegah terulangnya aksi anarkis.

Dalam kesempatan itu, Polda DIY menyampaikan tiga komitmen utama, yakni menjamin kebebasan penyampaian aspirasi secara damai sesuai hukum, mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan unjuk rasa, serta memperkuat sinergi keamanan bersama masyarakat.

Kirab budaya ditutup dengan seruan bersama, “Tolak Kekerasan, Utamakan Katentreman,” sebagai simbol komitmen menjaga Yogyakarta tetap aman dan bermartabat.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harda Kiswaya Ajak Warga Pakem Perkuat Jati Diri Lewat Tradisi Bedhol Projo
24 Dalang Muda Kulon Progo Tampil Memukau di Festival Pedalangan 2026
Polres Klaten Tertibkan Konvoi dan Knalpot Brong di Prambanan, 84 Kendaraan Diamankan
May Day di Kulon Progo Berlangsung Damai, Tekankan Kesejahteraan Pekerja dan Iklim Investasi
Sungai Belik Memutih, Ribuan Ikan Mati: Limbah Misterius Kembali Menghantui Bantul
Banjir Klaten Hari Ini: 9 Kecamatan Terdampak, 1 Rumah Roboh, 3 Sekolah Sempat Terendam
Warga Sweeping Balap Liar di Condongcatur, Polisi Amankan 7 Motor Knalpot Brong
Sempat Tertahan, Kapal Tanker RI Akhirnya Diizinkan Iran Keluar dari Hormuz
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 10:56 WIB

24 Dalang Muda Kulon Progo Tampil Memukau di Festival Pedalangan 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:46 WIB

Polres Klaten Tertibkan Konvoi dan Knalpot Brong di Prambanan, 84 Kendaraan Diamankan

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:46 WIB

May Day di Kulon Progo Berlangsung Damai, Tekankan Kesejahteraan Pekerja dan Iklim Investasi

Senin, 20 April 2026 - 14:02 WIB

Sungai Belik Memutih, Ribuan Ikan Mati: Limbah Misterius Kembali Menghantui Bantul

Rabu, 15 April 2026 - 17:42 WIB

Banjir Klaten Hari Ini: 9 Kecamatan Terdampak, 1 Rumah Roboh, 3 Sekolah Sempat Terendam

Berita Terbaru