DP3 Sleman Respons Aduan Warga Soal Peternakan Ayam di Weron, Evaluasi Segera Dilakukan

- Penulis

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Liem Astuti, memberikan keterangan terkait tindak lanjut aduan warga mengenai peternakan ayam di Dusun Weron, Cangkringan. (Dok. DP3 Sleman/OpiniJogja)

 

SLEMAN, opinijogja.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) mulai menindaklanjuti surat aduan warga terkait dugaan dampak operasional peternakan ayam Bangun Desa Group di Dusun Weron, Kalurahan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan.

Kepala DP3 Kabupaten Sleman, Liem Astuti, mengatakan surat dari warga baru diterima dinas pada Kamis (16/7/2026). Selanjutnya, surat tersebut telah didisposisikan kepada Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk ditindaklanjuti.

“Injih Mas. Jadi surat baru kami terima kemarin. Disposisi surat kami sampaikan ke Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan untuk menindaklanjuti,” kata Liem Astuti saat dikonfirmasi OpiniJogja melalui pesan WhatsApp, Jumat (17/7/2026).

Liem menegaskan, penanganan persoalan tersebut tidak dapat dilakukan oleh DP3 secara sendiri. Evaluasi akan dilakukan melalui koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Dinas Pertanian tentu tidak berdiri sendiri, jadi kami tetap akan koordinasi dengan lintas OPD dulu, termasuk di antaranya dengan Dinas Lingkungan Hidup. Mekaten Mas,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Dusun Weron dan Dusun Gondang menyampaikan surat kepada DP3 Kabupaten Sleman yang berisi permohonan evaluasi terhadap peternakan ayam Bangun Desa Group milik Setiawan. Dalam surat tersebut, warga mengeluhkan dampak berupa bau menyengat, banyaknya lalat, serta dugaan limbah peternakan yang masih dirasakan hingga saat ini.

Baca Juga:  HPN 2026 Kulon Progo, Kolaborasi Pers dan Budaya Dorong Ekonomi Berdaulat

Warga juga meminta Pemerintah Kabupaten Sleman menindaklanjuti hasil mediasi yang telah digelar pada 6 Mei 2025, di mana pemilik peternakan saat itu menyatakan kesanggupan melakukan perbaikan tata kelola peternakan dan penanganan dampak lingkungan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi OpiniJogja melalui WhatsApp pada Jumat (17/7/2026), salah seorang warga Dusun Weron, Slamet, mengakui telah melihat adanya perkembangan di lokasi peternakan dibandingkan sebelumnya.

“Ya menurut saya dibanding sebelumnya sudah ada perkembangan, berbenah dan menuju baik. Walaupun masih ada yang kurang,” ujarnya.

Namun, Slamet tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai aspek apa saja yang menurutnya masih perlu dibenahi di peternakan tersebut.

Dengan adanya tindak lanjut dari DP3 Sleman serta pengakuan warga mengenai adanya sejumlah perbaikan di lapangan, proses evaluasi lintas OPD diharapkan dapat memberikan gambaran objektif mengenai kondisi terkini peternakan sekaligus menentukan langkah penanganan yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Desak Pemkab Sleman Evaluasi Peternakan Ayam di Tengah Permukiman, Keluhkan Bau, Lalat dan Limbah
Perobohan 9 Rumah Bersejarah di Lempuyangan Tuai Polemik, PT KAI Diminta Transparan
Ratusan Warga Banyon Demo, Lurah Pendowoharjo Janji Proses Pemberhentian Dukuh dalam 7 Hari
Warga Gunungkidul Soroti Transparansi Dana Ganti Rugi JJLS Rp1,3 Miliar, Desak Kalurahan Balong Buka Data
Gelombang Demonstrasi Meluas, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Turun ke Jalan di Berbagai Daerah
Mahasiswa Yogyakarta Beri Rapor Merah Pemerintahan Prabowo-Gibran, Desak Evaluasi Kebijakan hingga Serukan Mundur
Mahasiswa UGM Sebut Budiman Sudjatmiko Pengkhianat Reformasi, Talkshow Pancasila Sempat Terhenti
Terungkap! BPBD Sleman Pastikan Api Misterius di Seyegan Bukan dari Gas Alam, Polisi Dalami Penyebabnya
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:11 WIB

DP3 Sleman Respons Aduan Warga Soal Peternakan Ayam di Weron, Evaluasi Segera Dilakukan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:47 WIB

Warga Desak Pemkab Sleman Evaluasi Peternakan Ayam di Tengah Permukiman, Keluhkan Bau, Lalat dan Limbah

Senin, 6 Juli 2026 - 17:28 WIB

Perobohan 9 Rumah Bersejarah di Lempuyangan Tuai Polemik, PT KAI Diminta Transparan

Senin, 29 Juni 2026 - 13:02 WIB

Ratusan Warga Banyon Demo, Lurah Pendowoharjo Janji Proses Pemberhentian Dukuh dalam 7 Hari

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:41 WIB

Warga Gunungkidul Soroti Transparansi Dana Ganti Rugi JJLS Rp1,3 Miliar, Desak Kalurahan Balong Buka Data

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page