Hidayat Nur Wahid: Sinergi Parpol dan Ormas Islam Jadi Pilar Sejak Awal Kemerdekaan

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menyampaikan tausiyah dalam acara Syawalan Tokoh DPW PKS DIY di Yogyakarta, Sabtu (11/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi antara partai politik dan organisasi masyarakat Islam sebagai pilar kebangsaan sejak awal kemerdekaan.

 

YOGYAKARTA, opinijogja – Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, menegaskan bahwa sinergi antara partai politik (parpol) dan organisasi masyarakat (ormas) Islam merupakan warisan penting sejak masa awal kemerdekaan Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Syawalan yang digelar DPW PKS DIY pada Sabtu (11/4/2026) di Yogyakarta.

Menurut Hidayat, kolaborasi antara kekuatan politik dan sosial-keagamaan telah terbukti menjadi fondasi dalam perumusan dasar negara.

“Sejak awal kemerdekaan, dalam Panitia Sembilan yang merumuskan Pancasila, terdapat tokoh-tokoh Islam dari parpol dan ormas yang bekerja bersama. Ini menunjukkan bahwa sinergi tersebut adalah pilar bangsa,” ujarnya.

Baca Juga:  Komisi III DPR RI Tinjau Kesiapan Aparat Hukum DIY Hadapi KUHP-KUHAP Nasional 2026

Ia mencontohkan tokoh-tokoh seperti Agus Salim dan Abikusno Tjokrosoejoso dari unsur partai politik, serta Wahid Hasyim dan Abdul Kahar Muzakir dari kalangan ormas Islam.

Sementara itu, Ketua DPW PKS DIY, Budi Wiyarno, menekankan pentingnya pembagian peran antara parpol dan ormas dalam melayani masyarakat.

Menurutnya, ormas memiliki ruang lebih luas untuk bergerak dalam dakwah di tengah masyarakat, sementara partai politik berperan dalam mendorong kebijakan dan advokasi di tingkat pemerintahan.

“PKS siap menjadi payung kebijakan untuk memastikan kepentingan umat dan ormas terakomodasi,” kata Budi.

Kegiatan Syawalan tersebut mengusung tema “Menguatkan Ukhuwah, Menggerakkan Kebersamaan Umat” dan dihadiri sejumlah pimpinan ormas Islam di DIY, seperti Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia, serta Forum Ukhuwah Islamiyah.

Acara ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara parpol dan ormas Islam dalam mendorong kemaslahatan umat, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKS DIY Gelar Kemah Bela Negara di Lereng Merapi, Perkuat Nasionalisme dan Ketahanan Kader
Ribuan Wisatawan Padati Banaran, Train Naga Jadi Magnet Road to Jogja International Kite Festival 2026
Konflik Internal PPP Bantul Memanas, Forkom PAC Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Desak DPP Turun Tangan
Wahyudi Kurniawan Teguhkan Semangat Pengabdian Usai Ikuti PKN X dan SUSBANPIM IX di Makassar
Sambut HANI 2026, BNNK Sleman Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Perkuat Gerakan Indonesia Bersih Narkoba
Sleman Jaring Atlet Tenis Meja Potensial untuk Porda DIY Lewat Kejurkab 2026
Haul Bung Karno ke-56, Arus Bawah PDI Perjuangan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Ratusan Warga Yogyakarta
DPD LPK-RI DIY Masa Bakti 2026–2030 Resmi Terbentuk, Siap Melindungi Hak-Hak Konsumen
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:11 WIB

PKS DIY Gelar Kemah Bela Negara di Lereng Merapi, Perkuat Nasionalisme dan Ketahanan Kader

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ribuan Wisatawan Padati Banaran, Train Naga Jadi Magnet Road to Jogja International Kite Festival 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 15:26 WIB

Konflik Internal PPP Bantul Memanas, Forkom PAC Kibarkan Bendera Setengah Tiang dan Desak DPP Turun Tangan

Senin, 29 Juni 2026 - 12:01 WIB

Wahyudi Kurniawan Teguhkan Semangat Pengabdian Usai Ikuti PKN X dan SUSBANPIM IX di Makassar

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:00 WIB

Sambut HANI 2026, BNNK Sleman Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Perkuat Gerakan Indonesia Bersih Narkoba

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page