Dinas Kebudayaan Kukuhkan Tokoh Penerima Penghargaan Seni dan Budaya Tahun 2025

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: malam Penghargaan Seniman dan Budayawan Kulonprogo 2025, Jumat (12/12).

 

Kulonprogo, opinijogja – Dinas Kebudayaan (Kundha Kebudayan) Kabupaten Kulonprogo menggelar Malam Penghargaan Seniman dan Budayawan Kulonprogo Tahun 2025. Agenda tahunan ini terselenggara menggunakan anggaran Dana Keistimewaan (Danais) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Tak hanya penyerahan penghargaan, rangkaian acara juga dimeriahkan hiburan rakyat berupa pemutaran film layar tancap yang menyedot perhatian masyarakat.

Mengawali sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan Kulonprogo Joko Mursito melantunkan sebuah tembang Jawa yang menghadirkan nuansa budaya Jawa yang kental. Dalam pidatonya, ia menuturkan bahwa proses pemilihan nominasi penerima penghargaan tahun ini telah melalui tahapan penjaringan dan penilaian dengan baik.

oplus_0

“Penghargaan ini diselenggarakan sebagai bentuk perhatian kita terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya. Hal ini sesuai amanah Peraturan Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pemeliharaan dan Pengembangan Kebudayaan, khususnya Bab VIII Pasal 31 ayat 1, bahwa pemerintah daerah dapat memberikan penghargaan kepada setiap orang yang berjasa dan/atau berprestasi luar biasa dalam pengembangan kebudayaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Hadapi Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dispar Gunungkidul Perketat Layanan Keamanan Wisatawan

Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo melalui Dinas Kebudayaan menetapkan lima penerima penghargaan dengan lima kategori berbeda:

1. Kategori Organisasi Budaya:

Kelompok Pengelola Museum Pakuwon, Sidorejo, Lendah.

2. Kategori Tokoh Kreator:

Joko Kuncoro, seniman musik sekaligus pengrajin biola dan ukiran topeng kayu.

3. Kategori Tokoh Pelestari Warisan Budaya dan Cagar Budaya:

Ir. Muhjazari, aktivis Masjid Sunan Kalijaga yang merupakan Kagungan Dalem Kasultanan Yogyakarta.

4. Kategori Penggiat Budaya Tradisi:

Murtinah, seorang dukun bayi yang mempertahankan tradisi ritual adat Jawa—neloni, nglimani, dan mitoni.

5. Kategori Tokoh Penggiat Seni:

Turdi, perintis kesenian di Kapanewon Kalibawang.

Joko Mursito menyebut bahwa para penerima penghargaan tersebut telah memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian dan kemajuan kebudayaan di Kulonprogo.

“Semoga penghargaan ini dapat menjadi pemicu dan penyemangat bagi para seniman dan budayawan untuk terus berkarya demi ketahanan dan kemajuan budaya kita,” tutupnya (Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPN Sleman Percepat Transformasi Digital, Layanan Pertanahan Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Aman
Juara Dunia Asal Klaten Kembali ke World Choir Games 2026, Vocalista Angels Siap Harumkan Nama Indonesia di Swedia
Ribuan Warga Padati Saparan Bekakak Gamping 2026, Bupati Sleman Harda Kiswaya: Tradisi Harus Tetap Lestari
JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga
Ribuan Wisatawan Padati Banaran, Train Naga Jadi Magnet Road to Jogja International Kite Festival 2026
Wahyudi Kurniawan Teguhkan Semangat Pengabdian Usai Ikuti PKN X dan SUSBANPIM IX di Makassar
Hari Jadi Kalurahan Umbulharjo ke-78, Yani Fathurrahman: Semoga Semakin Maju, Mapan dan Sejahtera
Sambut HANI 2026, BNNK Sleman Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Perkuat Gerakan Indonesia Bersih Narkoba
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

BPN Sleman Percepat Transformasi Digital, Layanan Pertanahan Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Aman

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:23 WIB

Juara Dunia Asal Klaten Kembali ke World Choir Games 2026, Vocalista Angels Siap Harumkan Nama Indonesia di Swedia

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:15 WIB

Ribuan Warga Padati Saparan Bekakak Gamping 2026, Bupati Sleman Harda Kiswaya: Tradisi Harus Tetap Lestari

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:19 WIB

JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ribuan Wisatawan Padati Banaran, Train Naga Jadi Magnet Road to Jogja International Kite Festival 2026

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page