Foto: Kepala Dishub Sleman Heri Kuntadi menegaskan layanan Bus Sekolah Gratis Si Bulan tetap optimal meski kenaikan harga BBM meningkatkan biaya operasional armada. (Foto: OpiniJogja).
Sleman, opinijogja – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dipastikan berdampak pada meningkatnya biaya operasional transportasi, termasuk layanan Bus Sekolah Gratis “Si Bulan” yang dikelola Pemerintah Kabupaten Sleman. Meski demikian, Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman memastikan pelayanan kepada pelajar tetap berjalan optimal tanpa pengurangan volume layanan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi, mengatakan kenaikan harga BBM secara langsung berpengaruh terhadap biaya operasional armada bus sekolah yang setiap hari melayani siswa di berbagai wilayah Sleman.
“Kalau pengaruh ke peningkatan biaya operasional jelas berpengaruh, Mas. Tapi kalau ke layanan, insya Allah kami berupaya sekuat tenaga untuk tidak mengurangi volume layanan,” kata Heri Kuntadi saat dikonfirmasi opinijogja, Jumat (12/06/2026).
Menurut Heri, Dishub Sleman berkomitmen menjaga kualitas pelayanan transportasi bagi pelajar meskipun terjadi kenaikan biaya operasional. Optimalisasi penggunaan armada dan pengelolaan anggaran akan terus dilakukan agar program bus sekolah gratis tetap berjalan maksimal.
“Untuk pelayanan tetap kami optimalkan sehingga kebutuhan transportasi pelajar tetap dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.
Program Bus Sekolah Gratis “Si Bulan” saat ini melayani empat koridor utama di Kabupaten Sleman dengan total empat armada yang beroperasi setiap hari sekolah. Armada tersebut terdiri dari dua unit bus kecil berkapasitas 19 kursi dan dua unit bus sedang berkapasitas 27 kursi.
Setiap armada dilengkapi satu orang sopir dan satu petugas pendamping guna memastikan keselamatan serta kenyamanan para pelajar selama perjalanan.
Program Si Bulan menjadi salah satu layanan transportasi publik gratis yang mendapat respons positif dari masyarakat karena membantu mengurangi beban biaya transportasi siswa sekaligus mendukung keselamatan pelajar saat berangkat dan pulang sekolah.
Di tengah meningkatnya biaya operasional akibat kenaikan harga BBM, Pemkab Sleman melalui Dinas Perhubungan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan layanan tersebut agar tetap dapat dinikmati masyarakat tanpa dipungut biaya.
“Intinya layanan Si Bulan mendapatkan animo yang tinggi dari masyarakat dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para pelajar maupun orang tua. Karena itu kami akan terus berupaya menjaga dan mengoptimalkan layanan ini,” tutup Heri.
(Ip/opinijogja)









