Foto: Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama tokoh masyarakat dan panitia menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Miftahul Fallah di Sinduadi, Mlati, Sleman, Selasa (16/6/2026).
SLEMAN, opinijogja – Pembangunan Masjid Miftahul Fallah di Kutu Raden RT 07/RW 15, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman resmi dimulai dengan prosesi peletakan batu pertama yang dihadiri Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, Selasa (16/6/2026).
Masjid yang dibangun di atas tanah wakaf tersebut diproyeksikan menelan anggaran sekitar Rp3,7 miliar. Dana pembangunan berasal dari infak masyarakat, donasi para dermawan, serta dukungan berbagai pihak yang peduli terhadap pengembangan sarana ibadah di wilayah tersebut.
Ketua Takmir Masjid Miftahul Fallah, Sularno, menyampaikan harapannya agar pembangunan masjid dapat berjalan lancar hingga selesai dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
“Semoga pembangunan Masjid Miftahul Fallah ini benar-benar menjadi kunci pembuka pintu rezeki, pintu amalan, pintu surga, serta kunci kejayaan kita bersama menuju surga,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan para donatur yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materiil, sehingga pembangunan masjid dapat dimulai.

Sementara itu, Lurah Sinduadi memberikan apresiasi kepada H. Prapto Diharjo yang telah mewakafkan tanah untuk pembangunan masjid tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kalurahan Sinduadi, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak H. Prapto Diharjo atas wakaf tanahnya. Semoga menjadi amal jariyah bagi beliau dan keluarga serta pembangunan masjid ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia, masyarakat, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam mewujudkan pembangunan Masjid Miftahul Fallah.
Harda berharap semangat gotong royong dan kekompakan masyarakat terus terjaga selama proses pembangunan berlangsung.
“Mari kita bangun keikhlasan dalam segala hal. Semangat kebersamaan harus tetap dijaga agar pembangunan berjalan lancar. Semoga ketika masjid ini selesai dibangun, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan umat dan masyarakat,” ujar Harda.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman hadir bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Sukarmin. Turut hadir pula anggota DPRD Sleman Muslimatun, Panewu Mlati, Lurah Sinduadi, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.
Adapun susunan kepanitiaan pembangunan Masjid Miftahul Fallah dipimpin oleh Darmaji, ST sebagai Ketua Pembangunan, dengan Sukarmin selaku pelindung kegiatan pembangunan.
Pembangunan Masjid Miftahul Fallah diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan bagi warga Kutu Raden dan sekitarnya.
(Ip/opinijogja)









