Sultan HB X soal Aksi Mahasiswa UII: Silakan Demonstrasi, Asal Jangan Rugikan Publik

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ratusan mahasiswa UII menggelar aksi damai di Nol Kilometer Yogyakarta, Senin (15/6/2026), dengan membawa enam tuntutan kepada pemerintah. Foto: Dok. Aliansi Poros Keadilan UII.

 

YOGYAKARTA, opinijogja – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Poros Keadilan UII menggelar aksi demonstrasi di kawasan Nol Kilometer Yogyakarta, Senin (15/6/2026). Aksi tersebut diisi dengan long march, orasi, dan penyampaian enam tuntutan kepada pemerintah.

Massa aksi memulai perjalanan dari Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Fakultas Hukum UII di kawasan Kotabaru menuju Nol Kilometer Yogyakarta. Sepanjang perjalanan, para mahasiswa membawa spanduk dan poster berisi kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah.

Setibanya di lokasi aksi, Koordinator Umum Aliansi Poros Keadilan UII, Muhammad Alamsyah, menyampaikan enam poin tuntutan yang kemudian disuarakan bersama oleh seluruh peserta aksi.

Adapun enam tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut meliputi:

1. Pemberhentian total program MBG dan KDMP.

2. Penurunan harga BBM dan kebutuhan pokok.

3. Perbaikan tata kelola kebijakan fiskal dan keuangan negara.

4. Kejelasan progres reformasi Kepolisian Republik Indonesia serta pembahasan UU Polri.

5. Penghentian militerisme di ranah sipil.

6. Perbaikan pola komunikasi pemerintah serta pengakuan atas kesalahan kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Ring Road Utara Sleman, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Dalam orasinya, massa aksi menilai berbagai persoalan ekonomi, hukum, dan tata kelola pemerintahan perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Mereka berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan publik.

Aksi demonstrasi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan tertib hingga selesai. Tidak ada laporan mengenai gangguan keamanan maupun kerusakan fasilitas publik selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, menanggapi aksi demonstrasi yang berlangsung di Yogyakarta, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menegaskan bahwa demonstrasi merupakan hak warga negara yang dijamin dalam sistem demokrasi.

Dikutip dari unggahan Instagram Humas Jogja, Sultan menyatakan masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum selama dilakukan secara tertib dan tidak merugikan kepentingan publik.

“Demonstrasi kan punya hak, punya izin kepolisian. Yang penting jangan merugikan kepentingan publik, jangan merusak, tertib silakan saja, enggak ada masalah,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa kebebasan menyampaikan pendapat harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga ketertiban, keamanan, dan kepentingan masyarakat luas.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Nasabah PD BKK Klaten, Bupati Ungkap Penyebab Dana Hilang dan Solusi Penyelesaiannya
Bukan Sekadar Takut Tilang, Wabup Sleman Ajak Warga Jadikan Tertib Lalu Lintas Sebagai Budaya
DP3 Sleman Respons Aduan Warga Soal Peternakan Ayam di Weron, Evaluasi Segera Dilakukan
Warga Desak Pemkab Sleman Evaluasi Peternakan Ayam di Tengah Permukiman, Keluhkan Bau, Lalat dan Limbah
Perobohan 9 Rumah Bersejarah di Lempuyangan Tuai Polemik, PT KAI Diminta Transparan
Ratusan Warga Banyon Demo, Lurah Pendowoharjo Janji Proses Pemberhentian Dukuh dalam 7 Hari
Warga Gunungkidul Soroti Transparansi Dana Ganti Rugi JJLS Rp1,3 Miliar, Desak Kalurahan Balong Buka Data
Gelombang Demonstrasi Meluas, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Turun ke Jalan di Berbagai Daerah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 01:33 WIB

Demo Nasabah PD BKK Klaten, Bupati Ungkap Penyebab Dana Hilang dan Solusi Penyelesaiannya

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:29 WIB

Bukan Sekadar Takut Tilang, Wabup Sleman Ajak Warga Jadikan Tertib Lalu Lintas Sebagai Budaya

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:11 WIB

DP3 Sleman Respons Aduan Warga Soal Peternakan Ayam di Weron, Evaluasi Segera Dilakukan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:47 WIB

Warga Desak Pemkab Sleman Evaluasi Peternakan Ayam di Tengah Permukiman, Keluhkan Bau, Lalat dan Limbah

Senin, 6 Juli 2026 - 17:28 WIB

Perobohan 9 Rumah Bersejarah di Lempuyangan Tuai Polemik, PT KAI Diminta Transparan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page