Foto: Sukarmin, S.T., M.T., usai dilantik sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, menyampaikan komitmennya untuk mempercepat perbaikan infrastruktur dan memperkuat integritas aparatur, Rabu (22/4/2026).
Kepala DPUPKP Sleman yang baru dilantik menargetkan percepatan perbaikan jalan rusak, konektivitas ke tol, dan penguatan integritas ASN di sektor infrastruktur.
Sleman, opinijogja – Baru dilantik sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Sukarmin, S.T., M.T., langsung mengakselerasi agenda pembenahan infrastruktur. Fokus utama diarahkan pada percepatan perbaikan jalan, peningkatan konektivitas menuju jalan tol, serta penguatan integritas aparatur.
Sukarmin menegaskan, meski pelantikan baru saja dilakukan, ia telah menjalankan fungsi manajerial sejak menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Karena itu, percepatan layanan publik menjadi prioritas yang langsung dijalankan.
“Keluhan masyarakat, terutama terkait jalan rusak dan irigasi, harus ditangani lebih cepat dan tepat,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Di sisi lain, ia menyoroti tingginya risiko penyimpangan di sektor infrastruktur, khususnya dalam pengadaan barang dan jasa. Untuk itu, ia menekankan tiga pilar utama bagi ASN di lingkungan DPUPKP, yakni integritas, kompetensi, dan ketaatan spiritual.
“Mayoritas kasus hukum berawal dari proses pengadaan. Ini yang harus kita perkuat pengawasannya agar semua tetap dalam koridor aturan,” tegasnya.
Dalam kebijakan pembangunan, Sukarmin memastikan sektor kebinamargaan tetap menjadi prioritas melalui program “Jalan Alus”, meskipun di tengah efisiensi anggaran.
Beberapa fokus utama pembangunan meliputi peningkatan akses jalan menuju exit tol, perbaikan jalan di wilayah perbatasan antar-kabupaten, serta penanganan jalan di kawasan perkotaan dengan tingkat kepadatan tinggi.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi kemacetan di masa depan.
Selain itu, Sukarmin juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi penipuan yang mencatut namanya pasca pelantikan. Ia meminta publik untuk selalu melakukan verifikasi jika menerima komunikasi yang mengatasnamakan dirinya.
“Jika ada yang menghubungi menggunakan nama atau foto saya, mohon dicek kembali. Jangan sampai menjadi korban penipuan,” ujarnya.
(Ip/opinijogja)










