Anggaran Bina Marga Sleman Naik Jadi Rp108 Miliar, 29 Ruas Jalan dan 3 Jembatan Masuk Program Perbaikan 2026

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Sekretaris DPUPKP Kabupaten Sleman Fauzan Ma’ruf.

 

SLEMAN, opinijogja – Anggaran Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman pada tahun 2026 mengalami kenaikan signifikan. Dari sebelumnya sekitar Rp56 miliar, tahun ini meningkat menjadi Rp108 miliar atau hampir dua kali lipat.

Sekretaris DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’ruf, mengatakan tambahan anggaran tersebut akan difokuskan untuk pemeliharaan jalan secara rutin dan berkala, serta peningkatan kualitas jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Sleman.

“Anggaran Bina Marga tahun ini naik dari sekitar Rp56 miliar menjadi Rp108 miliar. Fokusnya untuk pemeliharaan jalan, baik pemeliharaan rutin maupun berkala, kemudian peningkatan jalan,” ujar Fauzan saat dikonfirmasi OpiniJogja, Rabu (10/6/2026).

Saat ini, DPUPKP Sleman tengah menyelesaikan tahap akhir persiapan pengadaan sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Untuk penanganan kerusakan yang bersifat mendesak atau insidental, DPUPKP tetap mengandalkan kegiatan pemeliharaan rutin jalan agar kerusakan tidak berkembang dan mengganggu keselamatan pengguna jalan.

Tahun 2026, program pemeliharaan berkala akan menyasar sedikitnya 29 ruas jalan kabupaten yang tersebar di berbagai kapanewon. Beberapa ruas yang masuk daftar penanganan antara lain Gejayan–Demangan di Depok sepanjang 1,5 kilometer, Tlacap–Brayut di Ngaglik sepanjang 1,8 kilometer, Turi–Gondoarum sepanjang 1 kilometer, Banjarharjo–Ngemplak sepanjang 1 kilometer, serta Turgenen–Tegal Donon di Moyudan sepanjang 1 kilometer. Selain itu sejumlah ruas lain di Gamping, Sayegan, Minggir, Cangkringan, Kalasan, Pakem, Prambanan, Mlati dan Sleman juga masuk program pemeliharaan berkala tahun ini.

Baca Juga:  PDAM Tirta Sembada Sleman Perkuat Infrastruktur dan Layanan Digital, Fokus Penuhi Standar K3 Air Bersih

Sementara untuk program peningkatan jalan, DPUPKP Sleman menargetkan total penanganan sepanjang 11,8 kilometer yang dibagi dalam 11 paket pekerjaan. Ruas yang akan ditingkatkan meliputi Krapyak–Wonosari di Ngemplak, Ngawen–Kenteng di Gamping, Sedogan–Sempu di Tempel, Pugeran–Paingan di Depok, Donoasih–Ngemplak di Turi, Losari–Gayamharjo dan Kenaran–Losari di Prambanan, Pundong–Klaci di Mlati, Diro–Kwayuhan di Minggir, Serut–Krikilan di Berbah, serta Sanggrahan–Manukan di Depok.

Selain peningkatan jalan, pemerintah juga akan melakukan penggantian tiga jembatan, yakni Jembatan Tumut di Moyudan, Jembatan Nyamplung di Ngaglik, dan Jembatan Plosokerep di Cangkringan. Ketiga proyek tersebut menjadi bagian dari program peningkatan infrastruktur transportasi daerah pada tahun 2026.

Fauzan mengakui pelaksanaan proyek jalan masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait pemindahan utilitas seperti jaringan pipa PDAM dan kabel fiber optik yang berada di lokasi pekerjaan.

“Kendala yang sering muncul adalah penyesuaian terhadap utilitas seperti pipa PDAM maupun kabel fiber optik yang harus dipindahkan atau disesuaikan sebelum pekerjaan dilakukan,” jelasnya.

Menurut Fauzan, prioritas penanganan jalan ditentukan berdasarkan tingkat kerusakan dan kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan anggaran yang meningkat, ia berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan tepat waktu dan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.

“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat terlaksana tepat waktu dan memenuhi standar kualitas sehingga mampu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan,” pungkasnya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Gandeng BSI, Bayar Pajak Daerah Kini Bisa Dilakukan Secara Digital
Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap
Bangunkerto Menahan Aksi, Sleman Janjikan Kepastian
Reforma Agraria Jadi Penopang Ketahanan Pangan, ATR/BPN Perkuat Penataan Akses di DIY
Viral Tarif Parkir Denggung Rp6.000, Dishub Sleman Revisi Papan Informasi dan Tegaskan Tarif Sesuai Perda
Kepala DPUPKP Sleman Sukarmin Tancap Gas: Percepat Perbaikan Jalan hingga Koneksi Tol, Tekankan Integritas ASN
Rotasi 68 Pejabat Sleman, Ujian Integritas di Tengah Tuntutan Pelayanan
Daftar Biro Wisata Sekolah di Bantul Dipersoalkan, Pernyataan Dinas Tak Sinkron
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:07 WIB

Anggaran Bina Marga Sleman Naik Jadi Rp108 Miliar, 29 Ruas Jalan dan 3 Jembatan Masuk Program Perbaikan 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:05 WIB

Pemkab Sleman Gandeng BSI, Bayar Pajak Daerah Kini Bisa Dilakukan Secara Digital

Senin, 8 Juni 2026 - 11:50 WIB

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:21 WIB

Bangunkerto Menahan Aksi, Sleman Janjikan Kepastian

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:33 WIB

Reforma Agraria Jadi Penopang Ketahanan Pangan, ATR/BPN Perkuat Penataan Akses di DIY

Berita Terbaru