FGD Integrasi Outing Class dengan Paket Desa Wisata Digelar di Kulon Progo

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 01:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: FGD integrasi outing class dengan paket desa wisata digelar di Kulon Progo, Selasa (10/2/2026), sebagai upaya memperkuat sinergi pariwisata dan pendidikan berbasis kearifan lokal.

 

KULON PROGO, opinijogja — Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Paket Desa Wisata Terintegrasi Pembelajaran Luar Ruang (outing class), Selasa (10/2/2026), di Ruang Yudistira BPR Bank Kulon Progo.

FGD ini bertujuan memantapkan pengembangan paket desa wisata yang tidak hanya berorientasi pada sektor pariwisata, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual bagi peserta didik. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Kulon Progo untuk mengoptimalkan potensi desa wisata sebagai ruang belajar berbasis kearifan lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara sektor pariwisata dan pendidikan. Menurutnya, integrasi paket desa wisata dengan pembelajaran luar ruang diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat desa melalui kunjungan edukatif yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Dinas Pariwisata Kulon Progo Peringati Hari Jadi DIY ke-271, Usung Semangat “Mulat Sarira Jumangkah Jantraning Laku”

Program ini juga sejalan dengan bahan ajar muatan kearifan lokal yang telah diluncurkan Dinas Pendidikan, sebagai upaya memperkenalkan potensi, budaya, dan karakteristik wilayah Kulon Progo sejak dini.

Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo. Ia berharap integrasi paket desa wisata dengan kurikulum outing class dapat membantu peserta didik mengenal Kulon Progo secara lebih dekat, nyata, dan kontekstual melalui pengalaman langsung di lapangan.

FGD diikuti pengelola desa wisata se-Kabupaten Kulon Progo, K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah), Balai Dikmen, Kantor Kementerian Agama Kulon Progo, serta didampingi ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) Yogyakarta.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, pengelola desa wisata, dan pemangku kepentingan pendidikan, sehingga paket desa wisata Kulon Progo dapat menjadi model pembelajaran luar ruang yang edukatif, berkelanjutan, dan berbasis kearifan lokal.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga
DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur
Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera
Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin
Harda Kiswaya Ajak Warga Pakem Perkuat Jati Diri Lewat Tradisi Bedhol Projo
Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong
Pemeliharaan Jalan Desa di Sleman Dikebut, 86 Titik Masuk Program Perbaikan 2026
Sleman Gandeng Kemenkum DIY, Perkuat Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual hingga Tempe Pondoh
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:10 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Malam Tirakatan Teguhkan Semangat Persatuan dan Kesejahteraan Warga

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:56 WIB

DPUPKP Sleman Jadikan HUT ke-110 Momentum Perkuat Layanan Infrastruktur

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:32 WIB

Hari Jadi Sleman ke-110, Harda Kiswaya: Momentum Evaluasi untuk Wujudkan Sleman Lebih Sejahtera

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:33 WIB

Menuju Satu Abad Sleman, Yani Fathurrahman: Bangun Daerah Maju yang Tetap ‘Ngangenin

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:40 WIB

Sekda Sleman Susmiarto: Hari Jadi ke-110 Jadi Momentum Refleksi dan Gotong Royong

Berita Terbaru