Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Daerah Sleman Susmiarto memberikan keterangan dalam Rapat Koordinasi Pimpinan di Pendopo Parasamya, Jumat (29/5/2026). Pada kesempatan tersebut disampaikan capaian Indeks Reformasi Birokrasi Kabupaten Sleman Tahun 2025 yang mencapai 97,56, menempatkan Sleman sebagai daerah dengan kinerja reformasi birokrasi terbaik kedua di DIY. Foto: Humas Pemkab Sleman.

 

SLEMAN, opinijogja – Pemerintah Kabupaten Sleman mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Indeks Reformasi Birokrasi (IRB) sebesar 97,56 berdasarkan hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi Tahun 2025 yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Capaian tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Bulan Mei yang berlangsung di Pendopo Parasamya, Jumat (29/5/2026).

Menurut Susmiarto, evaluasi reformasi birokrasi merupakan instrumen penting untuk mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan digital yang efektif, lincah, dan kolaboratif. Selain itu, evaluasi juga bertujuan membangun budaya kerja ASN yang berlandaskan nilai BerAKHLAK, profesional, dan berintegritas.

“Evaluasi ini tidak hanya menjadi alat ukur keberhasilan reformasi birokrasi, tetapi juga memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa capaian IRB sebesar 97,56 menempatkan Kabupaten Sleman pada posisi kedua terbaik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tepat di bawah Pemerintah Daerah DIY yang memperoleh skor 98,73.

Baca Juga:  Rowo Jombor Jadi Favorit Lebaran 2026 di Klaten Dengan 53.600 Wisatawan, Peringkat Kedua Setelah Prambanan

“Alhamdulillah, Sleman berhasil meraih angka yang melesat tinggi. Posisi ini membawa Sleman berada di peringkat kedua di antara kabupaten dan kota di DIY setelah Pemerintah Daerah DIY,” kata Susmiarto.

Peningkatan nilai tersebut didorong oleh sejumlah faktor, antara lain keberhasilan pembangunan zona integritas, penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah bekerja keras sehingga mampu meningkatkan nilai reformasi birokrasi secara signifikan.

Meski demikian, Harda mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat jajaran pemerintah berpuas diri. Ia meminta seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah capaian ini merupakan hasil kerja keras kita semua. Saya minta kinerja dan layanan kepada masyarakat terus ditingkatkan agar pemerintahan dapat berjalan semakin baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Harda.

Lebih lanjut, Harda menegaskan komitmennya untuk terus menerapkan sistem merit dalam tata kelola birokrasi Kabupaten Sleman. Dengan penerapan sistem tersebut, diharapkan pejabat yang menduduki jabatan strategis benar-benar merupakan aparatur yang memiliki kompetensi, kualitas, dan integritas tinggi.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor
HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong
Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang
JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama
Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan
Pemkab Sleman dan Dunia Usaha Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar di HUT ke-81 RI
Kemarau Panjang Ancam Sleman, 4 Kapanewon Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Mau Pasang PDAM di Sleman? Agustus 2026 Cukup Rp750 Ribu, Ini Ketentuannya
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:27 WIB

JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page