Sempat Tertahan, Kapal Tanker RI Akhirnya Diizinkan Iran Keluar dari Hormuz

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi 

 

Dua kapal tanker milik Indonesia yang sempat tertahan di Selat Hormuz kini mendapat izin dari Iran untuk melintas keluar. Pemerintah RI memastikan komunikasi intensif terus dilakukan demi menjamin keselamatan kapal.

 

Jakarta, opinijogja – Dua kapal tanker Republik Indonesia yang sebelumnya tertahan di Selat Hormuz akhirnya memperoleh lampu hijau dari pemerintah Iran untuk melanjutkan pelayaran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Vahd Nabyl A Mulachela, mengatakan sejak awal Kemlu bersama Kedutaan Besar RI di Teheran terus menjalin komunikasi dengan otoritas Iran.

“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” ujar Nabyl di Jakarta, Jumat (27/3), seperti dikutip dari Antara.

Ia menyebut, respons positif tersebut langsung ditindaklanjuti dengan langkah-langkah operasional. Meski begitu, belum ada kepastian waktu terkait kapan kedua kapal tanker itu akan benar-benar keluar dari Selat Hormuz.

Sebelumnya, pada 4 Maret 2026, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pemerintah tengah melakukan negosiasi atas keberadaan dua kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Posbankum Terbentuk di Seluruh Kalurahan DIY, Harda Harap Akses Keadilan Makin Mudah

Bahlil menegaskan, kondisi ini tidak mengganggu ketahanan energi nasional karena pemerintah telah menyiapkan alternatif pasokan dari negara lain.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI, Santo Darmosumarto, memastikan pemerintah terus memperkuat komunikasi dengan Iran guna menjamin keselamatan kapal dan awaknya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pihaknya memberikan izin melintas bagi kapal dari negara-negara yang dianggap sebagai “negara sahabat”.

Namun, Iran tetap melarang kapal dari Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara yang dinilai sebagai agresor untuk melintasi Selat Hormuz.

Beberapa negara yang disebut mendapat izin tersebut antara lain China, Rusia, India, Pakistan, Irak, dan Malaysia.

Berdasarkan data MarineTraffic pada 20-22 Maret, sekitar 1.900 kapal dilaporkan sempat tertahan di sekitar Selat Hormuz, menurut laporan Anadolu Agency.

(**/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Temui Menpora, Bupati Sleman Dapat Lampu Hijau Revitalisasi Stadion Tridadi
Hari Keamanan Pangan Dunia 2026, DIY Terima Hibah Mobil Laboratorium Keliling dari Bapanas
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis di THM Karawang, Satpol PP Panggil Pengelola
Stok Beras Melimpah, BULOG DIY Pastikan Harga Beras dan Minyakita Tetap Terkendali
Bangunkerto Menahan Aksi, Sleman Janjikan Kepastian
Viral Tarif Parkir Denggung Rp6.000, Pengelola Tegaskan Hanya Berlaku Saat Event
BULOG Cetak Rekor! Serapan Beras Nasional Tembus 3 Juta Ton, Stok Pangan RI Lampaui 5 Juta Ton
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Jabatan Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:51 WIB

Temui Menpora, Bupati Sleman Dapat Lampu Hijau Revitalisasi Stadion Tridadi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Hari Keamanan Pangan Dunia 2026, DIY Terima Hibah Mobil Laboratorium Keliling dari Bapanas

Senin, 8 Juni 2026 - 15:30 WIB

Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis di THM Karawang, Satpol PP Panggil Pengelola

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:21 WIB

Stok Beras Melimpah, BULOG DIY Pastikan Harga Beras dan Minyakita Tetap Terkendali

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:21 WIB

Bangunkerto Menahan Aksi, Sleman Janjikan Kepastian

Berita Terbaru