AHY Tinjau Revitalisasi Kawasan Mrican dan TPST Condongcatur, Sleman Dinilai Layak Jadi Percontohan Nasional

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (tengah), berjalan bersama Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dan jajaran saat meninjau kawasan revitalisasi di Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman, Jumat (24/4/2026). 

 

Sleman, opinijogja – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung hasil revitalisasi kawasan di Mrican, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Jumat (24/4/2026) sore. Kunjungan tersebut disambut oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran pemerintah daerah.

Dalam kunjungan tersebut, AHY melihat transformasi kawasan seluas sekitar 5 hektare di bantaran Sungai Gajahwong yang sebelumnya tergolong kumuh, kini telah tertata menjadi lingkungan yang bersih, asri, dan fungsional. Kawasan ini juga dilengkapi dengan Ruang Terbuka Publik (RTP) “Gatotkaca” yang dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai aktivitas sosial.

AHY mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menata kawasan bantaran sungai melalui konsep 3M, yakni Mundur, Munggah, dan Madhep Kali. Menurutnya, pendekatan tersebut mampu menghadirkan solusi penataan permukiman yang tidak hanya estetis, tetapi juga berkelanjutan.

Baca Juga:  Sleman City Hall Hadirkan “Season of Prosperity”, Rangkaian Event Februari Sambut Tahun Kuda Api 2026

“Ini bisa menjadi percontohan bagi penataan kawasan kumuh di kota-kota lain di Indonesia,” ujar AHY.

Selain meninjau kawasan Mrican, AHY juga mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Condongcatur. Fasilitas ini dinilai berhasil menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat dengan kapasitas pengolahan mencapai 8 hingga 10 ton sampah per hari.

Sampah yang diolah di TPST tersebut diubah menjadi berbagai produk bernilai guna, seperti Refuse Derived Fuel (RDF), pupuk, serta material lain yang dapat dimanfaatkan kembali.

Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas program penataan kawasan kumuh menjadi ruang publik yang lebih layak huni. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Harapannya kualitas hidup masyarakat meningkat, kesehatannya meningkat, dan kesejahteraan juga semakin baik,” kata Harda.

Revitalisasi kawasan dan pengelolaan sampah terpadu ini menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan di Sleman, yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada aspek lingkungan dan kesejahteraan warga.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa
BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja
Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September
Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung
HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara
BPHTB Kini Diverifikasi Maksimal 3 Hari, ATR/BPN Targetkan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai 10 Hari
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pangkas Waktu Layanan Pertanahan, Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026
BPN Sleman Percepat Transformasi Digital, Layanan Pertanahan Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Aman
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:38 WIB

BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:07 WIB

HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page