Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dugaan kebocoran PAD sektor pariwisata Gunungkidul mencuat. Temuan hasil uji petik kini tengah didalami penyidik Tipikor. Proses hukum diharapkan berjalan transparan dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

 

GUNUNGKIDUL, opinijogja.id – Dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata di Kabupaten Gunungkidul menjadi sorotan publik. Ketua DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiyati, mengungkap adanya indikasi penyimpangan dalam pengelolaan retribusi wisata berdasarkan hasil uji petik yang dilakukan di sejumlah titik Tempat Pemungutan Retribusi (TPR).

Temuan tersebut disebut berasal dari pemeriksaan di tiga lokasi, yakni TPR Utama Malam, TPR Jalur Jalan Lintas Selatan (JLS) Baron Malam, serta TPR di kawasan utara Pantai Watu Kodok.

Dalam keterangan kepada awak media di rumah dinasnya, Kamis (23/7/2026), Endang menyampaikan bahwa dugaan tersebut diduga melibatkan sekitar 30 pamong kalurahan dan anggota Badan Permusyawaratan Kalurahan (Bamuskal) Kemadang, Kapanewon Tanjungsari.

Menurut Endang, temuan hasil uji petik itu kini telah ditangani aparat penegak hukum, khususnya penyidik tindak pidana korupsi (Tipikor). Ia menegaskan proses hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap.

“Proses hukum harus dikawal secara terbuka sehingga apabila memang terdapat penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan daerah, seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga:  Dinas Pariwisata Kulon Progo Gandeng Agen Travel, Perkuat Pemasaran Paket Wisata Terintegrasi

Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah upaya Pemerintah Kabupaten Gunungkidul meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap Pendapatan Asli Daerah. Retribusi objek wisata selama ini merupakan salah satu sumber penerimaan penting bagi pembiayaan pembangunan daerah.

Endang berharap pengungkapan dugaan kasus tersebut dapat menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengelolaan retribusi wisata, memperkuat mekanisme pengawasan, serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah agar lebih transparan dan bebas dari praktik penyimpangan.

Mencuatnya dugaan tersebut juga memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat, mulai dari besaran potensi kerugian daerah apabila dugaan kebocoran berlangsung dalam waktu lama, siapa pihak yang diduga memiliki peran dalam pengambilan kebijakan, hingga sejauh mana perkembangan proses penyelidikan akan berujung pada penetapan tersangka.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat penegak hukum masih melakukan penyelidikan. Belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut. Oleh karena itu, seluruh pihak yang disebut dalam proses penyelidikan tetap harus dianggap tidak bersalah dan berhak atas asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

(**/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan
Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya
Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo
Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi
JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga
JIKF 2026 Lahirkan Bibit Juara Nasional, OLLANESIA Buka Jalan Prestasi Pelayang Muda Indonesia
Jogja International Kite Festival 2026 Resmi Dibuka, 17 Negara Ramaikan Langit Parangkusumo
Gunungkidul Bidik Lonjakan Wisatawan Lewat Geopark Night Specta 8.0, Siap Pecahkan Rekor MURI dengan 1.500 Penari
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:13 WIB

Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:00 WIB

188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:56 WIB

Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:36 WIB

Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page