BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Kepala BPBD Sleman Raden Haris Martapa.

 

Sleman, opinijogja – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dalam beberapa waktu ke depan.

Kepala BPBD Sleman, Raden Haris Martapa, di Sleman, mengatakan pihaknya terus menyimak rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna mengikuti perkembangan situasi cuaca terkini.

“Kami selalu memantau informasi dari BMKG untuk memastikan langkah antisipasi yang tepat. Masyarakat juga kami minta aktif mengikuti pembaruan informasi cuaca,” katanya saat dikonfirmasi opinijogja,Kamis (04/03)

Ia menjelaskan, hujan dengan intensitas lebat berpotensi menimbulkan banjir atau genangan, terutama di wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal. Selain itu, angin kencang juga berisiko menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan ringan pada bangunan.

BPBD Sleman mengimbau warga untuk melakukan langkah-langkah pencegahan, antara lain memangkas pohon yang terlalu rimbun atau sudah lapuk di sekitar rumah, serta melakukan normalisasi selokan dan saluran air guna mencegah penyumbatan.

Baca Juga:  KID DIY Perkuat Tata Kelola Informasi Kebencanaan Lewat Penandatanganan Komitmen Bersama

“Langkah sederhana seperti membersihkan saluran air di lingkungan tempat tinggal sangat membantu mengurangi risiko genangan saat hujan deras,” ujarnya.

Haris juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat bepergian dalam kondisi hujan dan angin kencang. Jika situasi dirasa tidak aman, warga disarankan untuk berhenti sejenak dan mencari tempat yang lebih aman hingga cuaca membaik.

Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat setempat atau BPBD apabila terjadi kejadian darurat, seperti pohon tumbang, longsor, atau banjir, agar dapat segera ditangani.

“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan saling mengingatkan demi meminimalkan risiko bencana,” katanya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa
BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja
Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September
Kopi Darling Merapi, Fasilitas Kopi Keliling untuk Tingkatkan Nilai Tambah Petani Sleman
Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung
HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara
27 Varietas Hoya Sleman Resmi Terdaftar di Kementan, Potensi Bisnis Tanaman Hias Bernilai Tinggi
Pemkab Gunungkidul Apresiasi Bantuan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Diharapkan Dongkrak Produktivitas Petani
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:38 WIB

BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Kopi Darling Merapi, Fasilitas Kopi Keliling untuk Tingkatkan Nilai Tambah Petani Sleman

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page