Foto: Petugas Polsek Minggir, Polresta Sleman, mengamankan tiga sepeda motor yang digunakan enam remaja saat diduga hendak melakukan perang sarung di wilayah Sendangsari, Minggir, Sleman, Sabtu (21/2/2026) dini hari. Para remaja selanjutnya dibawa ke Mapolsek untuk pembinaan dan pendataan.
SLEMAN, opinijogja — Enam remaja diamankan personel Polsek Minggir, Polresta Sleman, karena diduga hendak melakukan perang sarung di Padukuhan Denokan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Minggir, Sabtu (21/2/2026) dini hari.
Kapolsek Minggir menerima laporan warga sekitar pukul 00.40 WIB terkait aktivitas mencurigakan di selatan TPST Minggir. Petugas yang tiba di lokasi sekitar pukul 00.45 WIB mendapati enam remaja tengah berkumpul dan langsung mengamankan mereka.
Keenam remaja tersebut berinisial HRP (14), MDA (15), HAR (15), AA (15), AS (16), dan AFP (16). Seluruhnya berstatus pelajar dan berdomisili di Ngluwar, Magelang.
Polisi juga menyita tiga sepeda motor yang digunakan untuk menuju lokasi, yakni dua unit Honda Beat dan satu Yamaha Mio 125.
Berdasarkan pendalaman awal, rencana perang sarung bermula dari komunikasi melalui WhatsApp antara salah satu remaja dengan rekannya di wilayah Minggir. Namun, pihak yang diajak membatalkan pertemuan dan pulang lebih dulu, sementara rombongan lainnya tetap berada di lokasi hingga menimbulkan kecurigaan warga.
Warga sempat menegur dan mengamankan para remaja sebelum akhirnya polisi membawa mereka ke Mapolsek Minggir untuk pendataan dan pembinaan.
Polsek Minggir akan menghadirkan orang tua masing-masing remaja serta meminta mereka membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Polisi juga mengimbau masyarakat menjaga kondusivitas dan tidak melakukan tindakan di luar hukum.
(Ip/opinijogja)















