FJI DIY Kecam Penganiayaan Siswa di Bantul, Siap Kawal Kasus hingga Tuntas

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPP FJI DIY, Abdulrahman, bersama tim kuasa hukum Hanuji Wibowo dan laskar FJI DIY berfoto bersama keluarga korban di kediamannya di Pandak, Bantul, Rabu (29/4/2026). Kehadiran mereka sebagai bentuk dukungan moral serta komitmen mengawal kasus penganiayaan hingga tuntas.

 

BANTUL, opinijogja — Dewan Pimpinan Pusat Front Jihad Islam (DPP FJI) DIY mengecam keras kasus penganiayaan terhadap seorang siswa SMA di Bambanglipuro, Bantul. Organisasi tersebut menyatakan komitmen untuk mengawal proses hukum hingga tuntas serta memberikan perlindungan bagi keluarga korban dan para saksi.

Kasus penganiayaan terhadap IDS (16), siswa salah satu SMA di Bambanglipuro, Bantul, menyita perhatian publik. Peristiwa ini juga mendapat sorotan dari DPP FJI DIY yang langsung turun melakukan pendampingan.

Ketua DPP FJI DIY, Abdulrahman, bersama tim kuasa hukum Hanuji Wibowo mendatangi rumah keluarga korban di wilayah Pandak, Bantul, Rabu (29/4/2026).

Abdulrahman menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan almarhum mendapat tempat terbaik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian, khususnya Polres Bantul, yang telah mengamankan tujuh tersangka dalam kasus ini.

Baca Juga:  Penggugat Bantah Yayasan TCKN soal Commitment Fee, Sebut Gedung Digunakan Tanpa SLF

“Kami mengapresiasi kinerja kepolisian yang telah menangkap tujuh pelaku. Kami juga akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan para pelaku mendapatkan hukuman setimpal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Abdulrahman menegaskan pihaknya akan memberikan pendampingan terhadap keluarga korban serta para saksi untuk menghindari potensi intimidasi maupun upaya pelemahan selama proses hukum berlangsung.

Sementara itu, ayah korban, Sugeng, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh FJI DIY.

“Kami berterima kasih atas pendampingan yang diberikan. Semoga kasus ini segera tuntas dan semua pelaku dapat ditangkap,” ujarnya.

Kuasa hukum DPP FJI DIY, Hanuji Wibowo, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, jumlah pelaku diduga lebih dari 10 orang. Hingga saat ini, baru tujuh orang yang berhasil diamankan.

“Kami berharap kepolisian segera menangkap seluruh pelaku agar keadilan bisa ditegakkan,” katanya.

Ia kembali menegaskan apresiasi terhadap langkah kepolisian, sembari berharap penuntasan kasus ini dapat menjadi pelajaran agar tidak terulang di kemudian hari.

“Semoga tidak ada lagi korban-korban berikutnya,” pungkasnya.

(**/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Ada “Pesanan Jabatan”, Pengisian Dukuh Klancingan Widodomartani Disorot Warga
Polisi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak di Gunungkidul, Pelaku Gunakan Modus Hadiah
Bobol Konter Tengah Malam, Dua Pemuda Gasak Ratusan Voucher dan Kotak Amal di Nglipar
Ditegur Saat Tidur di Parkiran, Pria di Gamping Tusuk Jukir
Kasus Eks Bupati Sleman Dinilai Berbeda dengan Perkara Tom Lembong
Diduga Hendak Perang Sarung, Enam Remaja Diamankan Polisi di Minggir
Waketum Peradi Soroti Carut-Marut Hukum Indonesia, Advokat Diminta Aktif Edukasi Publik
Pos-Pera Desak Pemkab Sleman Tindak Tegas Dugaan Alih Fungsi LP2B untuk Perumahan
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 05:55 WIB

Diduga Ada “Pesanan Jabatan”, Pengisian Dukuh Klancingan Widodomartani Disorot Warga

Rabu, 29 April 2026 - 10:14 WIB

FJI DIY Kecam Penganiayaan Siswa di Bantul, Siap Kawal Kasus hingga Tuntas

Rabu, 8 April 2026 - 18:01 WIB

Polisi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak di Gunungkidul, Pelaku Gunakan Modus Hadiah

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:01 WIB

Bobol Konter Tengah Malam, Dua Pemuda Gasak Ratusan Voucher dan Kotak Amal di Nglipar

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:41 WIB

Ditegur Saat Tidur di Parkiran, Pria di Gamping Tusuk Jukir

Berita Terbaru

Hukum dan Kriminal

FJI DIY Kecam Penganiayaan Siswa di Bantul, Siap Kawal Kasus hingga Tuntas

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:14 WIB