Harda Kiswaya Ajak Warga Pakem Perkuat Jati Diri Lewat Tradisi Bedhol Projo

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sleman Harda Kiswaya menghadiri peringatan Bedhol Projo Kapanewon Pakem, Rabu (13/5/2026). Kegiatan budaya yang dimeriahkan kirab bregodo tersebut menjadi momentum memperkuat tradisi, persatuan, dan jati diri masyarakat di tengah arus globalisasi.

 

SLEMAN, opinijogja — Bupati Sleman Harda Kiswaya menghadiri peringatan Bedhol Projo Kapanewon Pakem, Rabu (13/5/2026). Kegiatan budaya yang dipusatkan di halaman Kantor Kapanewon Pakem tersebut berlangsung meriah dengan kirab bregodo yang melibatkan ratusan peserta dari seluruh kalurahan di wilayah Pakem.

Prosesi Bedhol Projo menjadi simbol visualisasi sejarah perpindahan pusat pemerintahan maupun kepemimpinan yang dikemas melalui kirab budaya tradisional. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya menjaga warisan budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Harda Kiswaya menegaskan bahwa Bedhol Projo bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk meneladani perjuangan para leluhur serta memperkuat identitas budaya masyarakat.

Baca Juga:  Untuk Keenam Kalinya, SBY Santap Siang di RM Sego Berkat Bu Tiwi Tlogo Gunungkidul

“Tradisi dan budaya adalah identitas dan jati diri kita. Tanpa tradisi, manusia ibarat pohon tanpa akar yang mudah tumbang dan kehilangan panduan hidup,” ujar Harda.

Ia menilai pelestarian budaya sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mewujudkan daerah berbasis budaya sebagai bagian dari keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurutnya, arus globalisasi harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai lokal agar budaya masyarakat tidak tergerus perkembangan zaman.

Selain itu, Bupati Sleman juga berharap momentum Bedhol Projo mampu mempererat persaudaraan dan kerukunan warga. Ia mengajak masyarakat serta pamong pemerintahan untuk terus menjaga semangat golong gilig atau persatuan dalam membangun Kapanewon Pakem.

(Ip/opinijogja).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor
HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong
Jalan Sehat dan Karnaval Budaya Padukuhan Sayidan Libatkan Lebih dari 500 Warga
Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang
JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama
Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan
Pemkab Sleman dan Dunia Usaha Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar di HUT ke-81 RI
Kemarau Panjang Ancam Sleman, 4 Kapanewon Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Jalan Sehat dan Karnaval Budaya Padukuhan Sayidan Libatkan Lebih dari 500 Warga

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:27 WIB

JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page