Kadis Pertanian Sleman: Gerakan Pengendalian Hama Tikus Diharapkan Dongkrak Produksi Padi

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman Liem Astuti membuka gerakan pengendalian hama tikus melalui lomba menembak tikus di Kalurahan Sendangmulyo, Kapanewon Minggir, Sabtu (25/7/2026) malam. Kegiatan yang diikuti ratusan peserta ini menjadi upaya bersama menekan populasi tikus guna menjaga produktivitas pertanian padi.

 

SLEMAN, opinijogja.id – Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat upaya melindungi produksi pertanian melalui gerakan pengendalian hama tikus yang digelar di Kalurahan Sendangmulyo, Sabtu (25/7/2026) malam. Kegiatan yang diinisiasi oleh Lurah Sendangmulyo tersebut dikemas dalam bentuk lomba menembak tikus dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Hingga sekitar pukul 21.00 WIB, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tercatat telah mencapai lebih dari 170 orang. Gerakan ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap upaya menjaga ketahanan pangan melalui pengendalian organisme pengganggu tanaman.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Liem Astuti, saat dikonfirmasi opinijogja.id, Sabtu (25/7/2026), mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pengendalian populasi tikus yang selama ini menjadi salah satu ancaman serius bagi lahan pertanian padi.

Baca Juga:  Hari Jadi ke-80 Kalurahan Argomulyo , Lurah Danang Ajak Warga Guyub Rukun Hadapi Tantangan Ekonomi

“Melalui gerakan ini diharapkan mampu menanggulangi atau mengurangi populasi tikus sehingga lahan usaha tani padi dapat menghasilkan produksi sesuai yang diharapkan,” ujar Liem Astuti.

Menurutnya, pengendalian hama tikus dilakukan dengan berbagai metode, di antaranya menggunakan sostik maupun emposan, yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar lebih efektif menekan perkembangan populasi hama.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang terlibat, Pemerintah Kabupaten Sleman juga memberikan kompensasi sebesar Rp3.000 untuk setiap ekor tikus yang berhasil ditangkap.

“Setiap ekor tikus yang tertangkap diberikan kompensasi sebesar Rp3.000,” jelasnya.

Liem menambahkan, pada tahun anggaran 2026 pemerintah telah mengalokasikan dana reguler dengan target pengendalian sebanyak 7.500 ekor tikus. Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam mendukung produktivitas pertanian sekaligus meminimalkan kerugian petani akibat serangan hama.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah kalurahan, dan masyarakat, gerakan pengendalian tikus diharapkan mampu menjaga keberlanjutan produksi padi di Sleman. Selain menjadi ajang gotong royong, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran bersama bahwa pengendalian hama merupakan tanggung jawab kolektif demi menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG Kanwil Yogyakarta Terima Penghargaan JBBA 2026
BULOG Yogyakarta Capai 100 Persen Target Penyerapan Gabah 2026, Serap 196.431 Ton Setara Beras
DPKP DIY Salurkan 20 Hand Traktor dan 7 Power Thresher untuk Perkuat Swasembada Pangan
Bupati Sleman Hadiri Wiwitan Tani Sinduadi, Soroti Ancaman Alih Fungsi Lahan Pertanian
Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap
HLUN 2026, Lansia DIY Belajar Pertanian Modern di Jogja Agro Park
Jelang Idul Adha 2026, Sleman Kekurangan Ribuan Hewan Kurban, Pasokan dari Luar Daerah Disiapkan
Bapanas dan BULOG Uji Coba Penyaluran Jagung SPHP untuk Peternak DIY
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:16 WIB

Kadis Pertanian Sleman: Gerakan Pengendalian Hama Tikus Diharapkan Dongkrak Produksi Padi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:45 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG Kanwil Yogyakarta Terima Penghargaan JBBA 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:52 WIB

BULOG Yogyakarta Capai 100 Persen Target Penyerapan Gabah 2026, Serap 196.431 Ton Setara Beras

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:54 WIB

DPKP DIY Salurkan 20 Hand Traktor dan 7 Power Thresher untuk Perkuat Swasembada Pangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:40 WIB

Bupati Sleman Hadiri Wiwitan Tani Sinduadi, Soroti Ancaman Alih Fungsi Lahan Pertanian

Berita Terbaru

Opinijogja

Ketika Hukum Memilih Wajah

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:24 WIB

You cannot copy content of this page