Merapi Kembali Erupsi, BPBD Sleman Pastikan Kondisi Masih Aman

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Dokumen BPBD Kabupaten Sleman

 

Sleman, opinijogja – Gunung Merapi kembali mengalami erupsi pada Sabtu (27/12). Meski demikian, kondisi Gunung Merapi masih terpantau aman dan terkendali.

Kepala BPBD Kabupaten Sleman, Raden Haris Martapa, S.E., M.T., mengatakan erupsi yang terjadi masih serupa dengan aktivitas beberapa hari sebelumnya.

“Memang ada erupsi, tetapi masih seperti hari-hari kemarin. Jarak luncur material tidak sampai 2.500 meter, sementara batas aman berada di 5.000 meter,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (27/12/2025).

Menurut Raden Haris, arah luncuran material erupsi mengarah ke Sungai Krasak. Hingga saat ini, BPBD memastikan belum ada dampak signifikan terhadap permukiman warga.

Ia menambahkan, berdasarkan pemantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), status aktivitas Gunung Merapi saat ini masih berada pada Level III (Siaga). Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap mematuhi rekomendasi jarak aman dan tidak melakukan aktivitas di zona rawan bahaya.

Baca Juga:  Kejari Sleman Fasilitasi Restorative Justice dalam Kasus Hogi

Lebih lanjut, Raden Haris mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada dengan terus memantau informasi dari kanal resmi, seperti BMKG, BPPTKG, BPBD, dan instansi terkait lainnya.

“Dalam kondisi cuaca seperti sekarang, masyarakat juga kami imbau untuk mengecek kelayakan bangunan, memangkas ranting pohon yang berpotensi membahayakan, membuang sampah pada tempatnya agar tidak menyumbat saluran air, serta berhati-hati saat berkendara di tengah hujan,” pungkasnya. (Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPN Sleman Percepat Transformasi Digital, Layanan Pertanahan Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Aman
DP3 Sleman Respons Aduan Warga Soal Peternakan Ayam di Weron, Evaluasi Segera Dilakukan
Warga Desak Pemkab Sleman Evaluasi Peternakan Ayam di Tengah Permukiman, Keluhkan Bau, Lalat dan Limbah
Perobohan 9 Rumah Bersejarah di Lempuyangan Tuai Polemik, PT KAI Diminta Transparan
Ribuan Wisatawan Padati Banaran, Train Naga Jadi Magnet Road to Jogja International Kite Festival 2026
Ratusan Warga Banyon Demo, Lurah Pendowoharjo Janji Proses Pemberhentian Dukuh dalam 7 Hari
Wahyudi Kurniawan Teguhkan Semangat Pengabdian Usai Ikuti PKN X dan SUSBANPIM IX di Makassar
Sambut HANI 2026, BNNK Sleman Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Perkuat Gerakan Indonesia Bersih Narkoba
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

BPN Sleman Percepat Transformasi Digital, Layanan Pertanahan Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Aman

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:11 WIB

DP3 Sleman Respons Aduan Warga Soal Peternakan Ayam di Weron, Evaluasi Segera Dilakukan

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:47 WIB

Warga Desak Pemkab Sleman Evaluasi Peternakan Ayam di Tengah Permukiman, Keluhkan Bau, Lalat dan Limbah

Senin, 6 Juli 2026 - 17:28 WIB

Perobohan 9 Rumah Bersejarah di Lempuyangan Tuai Polemik, PT KAI Diminta Transparan

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ribuan Wisatawan Padati Banaran, Train Naga Jadi Magnet Road to Jogja International Kite Festival 2026

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page