Libur Nataru ke Gunungkidul? Ini 7 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba

- Penulis

Kamis, 25 Desember 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

 

Gunungkidul, opinijogja – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momentum favorit wisatawan berkunjung ke Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain dikenal dengan deretan pantainya, wilayah ini juga menyimpan kuliner legendaris yang tumbuh dari kearifan lokal dan masih bertahan hingga kini.

Beragam kuliner khas Gunungkidul layak dijajal wisatawan saat libur akhir tahun. Mulai dari olahan singkong, nasi merah, hingga kuliner ekstrem yang menjadi ciri daerah karst tersebut.

Tiwul dan gatot menjadi kuliner paling ikonik. Olahan singkong yang dulunya menjadi makanan pokok warga ini kini justru diburu wisatawan sebagai sajian tradisional sekaligus oleh-oleh khas Gunungkidul.

Selain itu, sego abang atau nasi merah masih menjadi menu andalan di warung-warung tradisional. Disajikan dengan lauk sederhana seperti ayam kampung, tempe bacem, dan sayur lombok ijo, sego abang menawarkan cita rasa rumahan yang autentik.

Kuliner khas lainnya adalah bakmi Jawa Gunungkidul. Menggunakan ayam kampung dan dimasak dengan anglo, bakmi ini memiliki rasa gurih dengan aroma khas yang membuat warung bakmi di jalur Jogja–Wonosari kerap dipadati pengunjung saat musim liburan.

Baca Juga:  Didukung Pos-Pera DIY, Suharsono Siap Bertarung di PAW Lurah Kalurahan Natah

Bagi pencinta kuliner ekstrem, belalang goreng atau walang menjadi pilihan unik. Belalang yang digoreng kering dengan bumbu gurih ini banyak dijual di kawasan Playen dan menjadi oleh-oleh khas bagi wisatawan.

Sementara itu, kicikan dan glinding burung dara menjadi kuliner tradisional yang kini mulai jarang ditemui. Keduanya merupakan warisan kuliner lama yang masih dipertahankan oleh sebagian warga dan pelaku usaha kuliner tradisional.

Untuk menikmati beragam sajian dalam satu lokasi, wisatawan bisa berkunjung ke Taman Kuliner Wonosari. Berbagai menu khas Gunungkidul tersedia dengan harga terjangkau, cocok menjadi tujuan wisata kuliner keluarga saat libur Nataru.

Kuliner Gunungkidul lahir dari kondisi alam yang kering dan berbatu, sehingga masyarakatnya terbiasa mengolah bahan pangan lokal seperti singkong dan ayam kampung. Tak sekadar soal rasa, kuliner legendaris Gunungkidul juga menyimpan cerita sejarah dan identitas masyarakat setempat. (Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan
Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya
Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo
Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi
JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga
JIKF 2026 Lahirkan Bibit Juara Nasional, OLLANESIA Buka Jalan Prestasi Pelayang Muda Indonesia
Jogja International Kite Festival 2026 Resmi Dibuka, 17 Negara Ramaikan Langit Parangkusumo
Gunungkidul Bidik Lonjakan Wisatawan Lewat Geopark Night Specta 8.0, Siap Pecahkan Rekor MURI dengan 1.500 Penari
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:00 WIB

188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:56 WIB

Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:36 WIB

Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:19 WIB

JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page