Lonjakan Wisatawan di Gunungkidul, Sehari Tembus 25 Ribu Pengunjung

- Penulis

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Eko Nur Cahyo.

 

Gunungkidul, opinijogja — Lonjakan jumlah wisatawan terjadi di Kabupaten Gunungkidul selama libur Lebaran 2026. Kawasan wisata, khususnya pantai, masih menjadi primadona yang dipadati pengunjung.

Berdasarkan data sementara Dinas Pariwisata Gunungkidul, jumlah kunjungan pada Jumat (20/3/2026) tercatat sebanyak 11.926 wisatawan dengan pendapatan Rp147.447.600. Angka tersebut melonjak signifikan pada Sabtu (21/3/2026) menjadi 25.029 wisatawan dengan pendapatan mencapai Rp304.213.500.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, mengatakan lonjakan pengunjung masih terus terjadi hingga hari ini, berdasarkan laporan sementara di lapangan.

“Kawasan wisata pantai masih menjadi primadona bagi para wisatawan. Dari laporan sementara, hari ini juga ada lonjakan pengunjung,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (22/3/2026).

Ia menambahkan, dengan sisa dua hari masa libur Lebaran, pihaknya optimistis target kunjungan wisata dapat tercapai apabila tren peningkatan wisatawan terus berlanjut.

Baca Juga:  Polda DIY-UGM Bangun Pusat Studi Kepolisian

“Dari sisa dua hari libur ini semoga target bisa tercapai. Jika kondisi pengunjung masih seperti hari ini, kami optimistis target terpenuhi,” katanya.

Lonjakan kunjungan pada libur Lebaran tahun ini didominasi oleh wisatawan domestik yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata.

Dinas Pariwisata Gunungkidul mengimbau para wisatawan untuk tetap menjaga ketertiban dan keselamatan dengan mematuhi aturan serta standar operasional prosedur (SOP) di setiap destinasi wisata.

Selain itu, wisatawan juga diingatkan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian objek wisata agar tercipta pengalaman berwisata yang aman, nyaman, dan berkesan.

Sementara itu, pelaku usaha jasa pariwisata diminta mengutamakan pelayanan kepada wisatawan dengan memperhatikan standar keamanan dan keselamatan, serta memberikan informasi harga secara jujur dan transparan.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:56 WIB

Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page