Hadapi Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dispar Gunungkidul Perketat Layanan Keamanan Wisatawan

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 00:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dokumen Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul.

 

Gunungkidul, opinijogja — Menjelang masa liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul menegaskan kesiapannya dalam memberikan pelayanan maksimal kepada wisatawan.

Dikonfirmasi opinijogja, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul Supriyanta, S.Sos., MM mengatakan, seluruh sektor di bawah koordinasi Dispar telah bergerak memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengunjung di seluruh destinasi.

Menurut Supriyanta, upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas sektor serta peningkatan kualitas pelayanan di destinasi pariwisata.

“Kami berusaha semaksimal mungkin agar wisatawan mendapatkan pengalaman berlibur yang aman, nyaman, tertib, dan bersih selama berada di Gunungkidul,” ujarnya, Jumat (12/12/2025).

Langkah-Langkah Strategis Dispar Gunungkidul

1. Monitoring dan Evaluasi Berkala

Dispar Gunungkidul telah melakukan monitoring evaluasi (monev) ke sejumlah destinasi sebagai bahan rapat koordinasi menjelang puncak liburan. Monev ini mencakup kesiapan sarana prasarana, kebersihan, dan keamanan lokasi wisata.

2. Penerbitan Surat Edaran Khusus Libur Nataru

Surat Edaran Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Nomor 500.11.21/1235/2025 resmi disampaikan kepada seluruh stakeholder dan unsur pentahelix pariwisata. Isinya antara lain:

• menjaga kebersihan dan higienitas kawasan wisata

• memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung

• transparansi harga dengan pemasangan daftar harga

• ketertiban tiket, karcis, dan parkir

• mendorong penyelenggaraan event mandiri

• mengampanyekan transaksi non-tunai

• mewujudkan prinsip Sapta Pesona

 

Baca Juga:  Jogja International Kite Festival 2026 Resmi Dibuka, 17 Negara Ramaikan Langit Parangkusumo

3. Rapat Koordinasi Lintas Sektor

Pada 8 Desember 2025, Dispar menggelar rapat koordinasi dengan Polres, Kodim, Satpol PP, Dishub, BPBD, DPUPR, DLH, Bagian PSDA, Kapanewon, SARLINMAS, Senkom, serta Forkom Pokdarwis–Desa Wisata. Rapat tersebut membahas dukungan personel keamanan, peralatan, dan perlengkapan lapangan.

4. Monev Mitigasi Bencana pada 9 Desember 2025

Mengingat mayoritas destinasi Gunungkidul berbasis alam, Dispar melakukan pengecekan langsung ke sejumlah titik rawan seperti:

• Goa Pindul

• Gunung Api Purba Nglanggeran

• Cave Tubing Kalisuci

• Pantai Baron

Monev dilakukan bersama Dispar DIY, BPBD, DPUPR, Satpol PP, Dishub, Kapanewon, serta pengelola Daya Tarik Wisata setempat.

Hasilnya, tidak ditemukan retakan tanah atau bukit yang mengancam keselamatan pengunjung, sehingga destinasi dinyatakan aman. Namun, Dispar tetap mengimbau wisatawan berhati-hati karena cuaca ekstrem masih berlangsung. Hasil monev ini juga telah disampaikan melalui video dan rilis resmi.

5. Hadir dalam Koordinasi Tingkat Kabupaten dan DIY

Pada 10 Desember 2025, Dispar Gunungkidul mengikuti rapat koordinasi tingkat kabupaten dan DIY untuk memantapkan kesiapan menghadapi lonjakan wisatawan.

Target Kunjungan dan PAD Nataru 2025/2026

Wisatawan: ± 500.000 pengunjung

PAD Pariwisata: ± Rp 7 miliar

Supriyanta optimistis target ini bisa tercapai dengan kerja sama lintas sektor dan kesiapan penuh para pengelola destinasi. “Kami berharap semua pihak menjaga komitmen, sehingga Gunungkidul tetap menjadi pilihan utama wisatawan di akhir tahun,” ujarnya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sleman Temple Run ke-11 Digelar 23 Agustus 2026, Lari Lintas 5 Candi dan Destinasi Wisata
Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak, Pemkab Naikkan Target Wisatawan Beretribusi 2026
Pemda DIY Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Rp15,8 Miliar, Perkuat Akses Wisata Pantai Selatan Bantul
Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir
188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan
Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya
Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo
Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Sleman Temple Run ke-11 Digelar 23 Agustus 2026, Lari Lintas 5 Candi dan Destinasi Wisata

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak, Pemkab Naikkan Target Wisatawan Beretribusi 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 12:54 WIB

Pemda DIY Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Rp15,8 Miliar, Perkuat Akses Wisata Pantai Selatan Bantul

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:13 WIB

Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:00 WIB

188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page