Foto: Joko, pelaku UMKM di Rest Area Dam Sabo Watu Gede, Argomulyo, Cangkringan, mengaku usahanya mulai menggeliat seiring meningkatnya kunjungan wisatawan Jeep Lava Tour Merapi Wage Adventure. Foto: opinijogja
SLEMAN, opinijogja.id – Aktivitas wisata Jeep Lava Tour Merapi Watu gede (Wage) adventure melalui jalur wisata Dam Sabo Watu Gede yang dikelola oleh Bumdes Kalurahan Argomulyo mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman.
Meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung dalam beberapa bulan terakhir membuat aktivitas ekonomi di kawasan Rest Area Watu Gede kembali menggeliat. Para pedagang mengaku omzet penjualan mulai mengalami peningkatan, terutama saat akhir pekan dan musim libur.
Salah satu pelaku UMKM di Rest Area Watu Gede, Joko, mengatakan kehadiran wisatawan yang menggunakan jasa Jeep Lava Tour Merapi Wage Adventure melalui jalur wisata Dam Sabo Watu Gede sangat membantu keberlangsungan usahanya.
“Dengan mulai ramainya Jeep Lava Tour Merapi Wage, usaha kami sangat terbantu. Dampaknya benar-benar terasa bagi para pelaku UMKM di rest area ini. Saat libur Lebaran hingga libur sekolah kemarin, pengunjung hampir tidak pernah sepi. Kalau sekarang, paling ramai saat akhir pekan,” ujar Joko saat ditemui OpiniJogja di Rest Area Watu Gede, Kalurahan Argomulyo, Selasa (14/7/2026).
Meski demikian, Joko menjelaskan belum seluruh pedagang dapat merasakan dampak maksimal dari meningkatnya kunjungan wisatawan. Sebab, sebagian besar UMKM di kawasan tersebut baru mulai beroperasi pada sore hingga malam hari, sementara banyak wisatawan datang pada pagi hingga siang hari.
Ia berharap jumlah wisatawan yang menggunakan Jeep Lava Tour Merapi Wage Adventure melalui jalur wisata Dam Sabo Watu Gede terus meningkat sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekitar.
“Harapan kami, wisata Jeep Lava Tour, khususnya Wage Adventure, semakin berkembang. Dengan begitu perekonomian masyarakat di sekitar sini juga ikut meningkat dan semakin banyak pelaku UMKM yang merasakan manfaatnya,” katanya.
Keberadaan wisata Jeep Lava Tour Merapi di jalur wisata Dam Sabo Watu Gede tidak hanya menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama lereng Merapi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Meningkatnya kunjungan wisatawan diharapkan terus menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi pelaku UMKM, pedagang kuliner, hingga berbagai usaha pendukung di kawasan Kalurahan Argomulyo.
(Ip/opinijogja)






