Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Rekor MURI dan Gamelan Orkestra Siap Meriahkan Nglanggeran

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

GUNUNGKIDUL, opinijogja.id – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di kawasan Geosite Gunung Api Purba Nglanggeran, Kapanewon Patuk. Event tahunan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan kebumian, budaya, dan ekonomi kreatif yang dimiliki kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark.

Tahun ini, Gunungkidul Geopark Night Specta kembali mencatat prestasi dengan masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 Kementerian Pariwisata. Ini menjadi kali ketiga event tersebut terpilih sebagai bagian dari kalender event nasional.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono, ST, mengatakan penyelenggaraan GNS 8.0 diharapkan mampu memperkuat posisi Gunung Sewu UNESCO Global Geopark, khususnya segmen Gunungkidul, sebagai destinasi wisata berkelas dunia sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui event ini kami berharap keberadaan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisata dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Gunungkidul,” ujarnya.

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 merupakan kegiatan yang didanai melalui Dana Keistimewaan DIY 2026 pada urusan tata ruang, Satuan Ruang Strategis Gunung Sewu. Kegiatan ini mengusung sejumlah tujuan utama, antara lain memperkenalkan potensi geodiversity dan biodiversity Gunung Sewu UNESCO Global Geopark, melestarikan kekayaan alam yang dimiliki kawasan tersebut, memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM melalui geoproduk lokal, serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya geopark.

Rangkaian kegiatan telah diawali dengan lomba fotografi geosite dan destinasi wisata. Pembukaan acara akan semakin semarak dengan pemecahan Rekor MURI Senam Kreasi Penthul Tembem yang melibatkan ribuan anggota PERWOSI Kabupaten Gunungkidul.

Baca Juga:  Uji Adrenalin di Lereng Merapi, MJAK Adventure Luncurkan Paket Wisata Malam “Nightmare Adventure” Selama Ramadhan

Selama dua hari pelaksanaan, pengunjung juga dapat menikmati bazar UMKM yang menampilkan beragam produk unggulan lokal. Selain itu, terdapat kegiatan edukatif Ngobrol Bareng Geopark yang menghadirkan narasumber dari Badan Pengelola Geopark, kalangan akademisi, serta Paniradya Pati DIY untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya pelestarian kawasan geopark.

Berbagai hiburan turut memeriahkan acara, mulai dari pertunjukan seni budaya lokal, mini stage, Festival Cokelat, Lomba Display Chocolate Bar, hingga konser gamelan orkestra sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Penyelenggaraan Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 merupakan hasil kolaborasi antara Disparekrafpora Kabupaten Gunungkidul, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, PERWOSI Kabupaten Gunungkidul, serta Dinas Perindustrian, Koperasi, UKM Kabupaten Gunungkidul.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan kemeriahan acara, tetapi juga memperkuat promosi pariwisata, menggerakkan ekonomi kreatif, dan meningkatkan pendapatan masyarakat melalui sektor UMKM.

Sebagai informasi, kawasan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark membentang di tiga wilayah, yakni Kabupaten Gunungkidul (DIY), Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah), dan Kabupaten Pacitan (Jawa Timur). Kawasan ini memiliki 33 geosite, dengan 13 geosite berada di Kabupaten Gunungkidul, termasuk salah satu yang paling terkenal, yaitu Gunung Api Purba Nglanggeran.

Melalui penyelenggaraan Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap potensi geowisata, budaya, dan produk lokal semakin dikenal luas, sekaligus memperkuat posisi Gunung Sewu UNESCO Global Geopark sebagai destinasi unggulan Indonesia di mata dunia.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sleman Temple Run ke-11 Digelar 23 Agustus 2026, Lari Lintas 5 Candi dan Destinasi Wisata
Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak, Pemkab Naikkan Target Wisatawan Beretribusi 2026
Pemda DIY Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Rp15,8 Miliar, Perkuat Akses Wisata Pantai Selatan Bantul
Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir
188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan
Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya
Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo
Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Sleman Temple Run ke-11 Digelar 23 Agustus 2026, Lari Lintas 5 Candi dan Destinasi Wisata

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak, Pemkab Naikkan Target Wisatawan Beretribusi 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 12:54 WIB

Pemda DIY Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Rp15,8 Miliar, Perkuat Akses Wisata Pantai Selatan Bantul

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:13 WIB

Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:00 WIB

188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page