BULOG Cetak Rekor! Serapan Beras Nasional Tembus 3 Juta Ton, Stok Pangan RI Lampaui 5 Juta Ton

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: BULOG DIY terus memperkuat ketahanan pangan melalui penyerapan gabah petani dan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat. (Foto: BULOG DIY).

 

Yogyakarta, opinijogja – Perum BULOG kembali mencatatkan capaian bersejarah dalam pelaksanaan penugasan pemerintah di bidang pangan. Hingga 3 Juni 2026, realisasi pengadaan gabah dan beras secara nasional telah mencapai 3,01 juta ton setara beras atau sekitar 75 persen dari target pengadaan tahun 2026 yang ditetapkan pemerintah sebesar 4 juta ton.

Capaian tersebut menjadi salah satu yang tertinggi dalam sejarah pengadaan pangan nasional dan semakin memperkuat posisi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini telah menembus lebih dari 5 juta ton.

Keberhasilan pengadaan nasional tidak lepas dari kontribusi berbagai wilayah, termasuk Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah merealisasikan pengadaan sebesar 178 ribu ton setara beras atau sekitar 91 persen dari target tahunannya yang mencapai 196 ribu ton.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil DIY, Dedi Aprilyadi, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam program penyerapan gabah dan beras petani.

“Capaian pengadaan hingga 178 ribu ton setara beras ini tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, mulai dari petani, kelompok tani dan gapoktan, TNI, Polri, penyuluh pertanian lapangan, pemerintah daerah, mitra penggilingan, hingga seluruh insan BULOG yang bekerja tanpa mengenal waktu selama musim panen berlangsung,” ujar Dedi.

Menurutnya, keberhasilan penyerapan tahun ini juga didorong meningkatnya produksi pertanian, perluasan areal panen, serta berbagai program pemerintah seperti mekanisasi pertanian, pompanisasi, dan optimalisasi lahan.

Baca Juga:  Ketua Komisi IV DPR RI Tanam 3.300 Bibit Kelapa Genjah di Sleman

Sebagai pelaksana penugasan pemerintah, BULOG terus menyerap gabah petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP). Kebijakan tersebut memberikan kepastian harga sekaligus menjamin tersedianya pasar bagi hasil panen petani.

“BULOG hadir untuk memastikan hasil panen petani terserap secara optimal. Kami ingin petani memperoleh kepastian harga dan kepastian pasar sehingga mereka dapat terus berproduksi dan berkontribusi dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” katanya.

Dengan capaian yang telah mencapai 75 persen target nasional pada awal Juni, BULOG optimistis target pengadaan tahun 2026 sebesar 4 juta ton dapat tercapai bahkan berpotensi terlampaui.

“Kami optimistis target pengadaan tahun 2026 dapat segera tercapai. Dengan masih berlangsungnya panen di sejumlah wilayah dan dukungan seluruh stakeholder, kami yakin capaian pengadaan tahun ini dapat melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah,” tambah Dedi.

Secara nasional, keberhasilan serapan gabah dan beras tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia. Stok CBP yang kini mencapai lebih dari 5 juta ton memberikan ruang yang kuat bagi pemerintah untuk menjalankan berbagai program strategis, mulai dari stabilisasi harga beras, penyaluran bantuan pangan, hingga antisipasi kondisi darurat dan gejolak pasar.

BULOG menegaskan akan terus berada di garis depan dalam menjaga keberlanjutan penyerapan hasil panen petani, memperkuat cadangan pangan pemerintah, serta mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada pangan nasional.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa
BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja
Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September
Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung
HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara
BPHTB Kini Diverifikasi Maksimal 3 Hari, ATR/BPN Targetkan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai 10 Hari
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pangkas Waktu Layanan Pertanahan, Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026
BPN Sleman Percepat Transformasi Digital, Layanan Pertanahan Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Aman
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:38 WIB

BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:07 WIB

HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page