DPKP DIY Serahkan 8 Traktor di Festival Menoreh 2026, Antisipasi Cuaca Ekstrem

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penyerahan simbolis bantuan prasarana pertanian kepada perwakilan kelompok tani dalam Festival Hasil Pertanian Unggulan Perbukitan Menoreh 2026 di Lapangan Pendem, Kulon Progo, Sabtu (11/4/2026). Bantuan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sektor pertanian dan peningkatan produktivitas petani di tengah tantangan cuaca ekstrem.

 

Kulon Progo, opinijogja – Festival Hasil Pertanian Unggulan Perbukitan Menoreh tahun 2026 digelar di Lapangan Pendem, Sidomulyo, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB ini menjadi ajang promosi sekaligus penguatan sektor pertanian di kawasan Menoreh.

Festival ini menghadirkan beragam rangkaian kegiatan, mulai dari pameran hasil pertanian unggulan, pasar tani, sembako murah melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), senam massal, hingga hiburan rakyat seperti dagelan Mataraman, pentas musik, dan wayang sawah. Sejumlah artis turut memeriahkan acara, di antaranya Dalijo Angkring, Joned Koyok, Yanti Lemoe, Gembuk, dr. Inggar, Rindy Antika, Nia Kurnia, dan lainnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Aris Eko Nugroho, menyampaikan bahwa festival ini tidak sekadar menjadi ajang pameran, tetapi juga sarana promosi, edukasi, serta penguatan jejaring antara petani, pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong peningkatan nilai tambah produk pertanian, memperluas akses pasar, serta memperkenalkan potensi lokal Menoreh kepada khalayak yang lebih luas,” ujarnya saat dikonfirmasi opinijogja, Minggu (12/04/2026.

Perbukitan Menoreh sendiri dikenal sebagai kawasan dengan potensi pertanian yang sangat besar, meliputi wilayah Kalibawang, Girimulyo, Samigaluh, Kokap, dan Pengasih. Keanekaragaman komoditas yang dihasilkan cukup lengkap, mulai dari tanaman pangan seperti padi dan palawija, hortikultura seperti durian, klengkeng, pisang, manggis, alpukat, dan jahe, hingga komoditas perkebunan seperti kopi, kakao, teh, dan kelapa, serta sektor peternakan dan produk olahan.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian berupa 8 unit traktor roda empat dari Kementerian Pertanian. Bantuan ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh para petani untuk meningkatkan produktivitas, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang semakin tidak menentu.

Baca Juga:  Gropyokan Tikus Digelar di Minggir Sleman, DPKP DIY Tekankan Pengendalian OPT

Adapun penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada sejumlah kelompok tani (gapoktan), di antaranya Ketua Gapoktan Lancar, Plumbon, Temon; Gapoktan Sari Manunggal, Margosari, Pengasih; Gapoktan Ngestiraharjo, Ngestiharjo, Wates; Gapoktan Bina Tani Lestari, Sentolo; Gapoktan Tirto Makmur, Tirtorahayu, Galur; Gapoktan Mugi Raharjo, Banaran, Galur; Gapoktan Sumber Makmur, Karangwuni, Wates; serta Gapoktan Sido Rukun, Demangrejo, Sentolo.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan hibah prasarana pertanian kepada sejumlah kelompok tani lainnya, yakni KT Amongkismo (Banjarasri, Kalibawang), KT Tani Makmur (Jatirejo, Lendah), KT Ngentak Makmur (Bojong, Panjatan), KT Martani (Giripeni, Wates), KT Ngudi Mulyo (Donomulyo, Nanggulan), serta KT Marsudi Makmur (Donomulyo, Nanggulan).

Tak hanya itu, dalam rangka mendukung sektor peternakan, turut dilakukan penyerahan simbolis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kepada Kepala UPT Pelayanan Kesehatan Hewan Wilayah Selatan, yang diterima oleh drh. Muhammad Arfiansyah Listyawan.

Festival ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan sektor pertanian berkelanjutan yang didukung melalui Dana Keistimewaan DIY tahun 2026.

Pemerintah DIY melalui DPKP terus berkomitmen mendukung pengembangan kawasan Menoreh sebagai sentra pertanian unggulan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program, seperti fasilitasi sarana produksi, peningkatan kapasitas petani, regenerasi petani milenial, penguatan kelembagaan, hingga pemanfaatan teknologi pertanian dan pengembangan hilirisasi produk.

Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang turut hadir dalam festival ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga lebih terjangkau. Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.

Dengan adanya festival ini, diharapkan sektor pertanian di Kulon Progo semakin berkembang, memiliki daya saing tinggi, serta mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan, termasuk perubahan iklim dan dinamika pasar.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa
BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja
Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September
Kopi Darling Merapi, Fasilitas Kopi Keliling untuk Tingkatkan Nilai Tambah Petani Sleman
Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung
HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara
27 Varietas Hoya Sleman Resmi Terdaftar di Kementan, Potensi Bisnis Tanaman Hias Bernilai Tinggi
Pemkab Gunungkidul Apresiasi Bantuan Alsintan dari Pemerintah Pusat, Diharapkan Dongkrak Produktivitas Petani
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:38 WIB

BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Kopi Darling Merapi, Fasilitas Kopi Keliling untuk Tingkatkan Nilai Tambah Petani Sleman

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page