Menpar Minta Hotel dan Restoran Kelola Sampah Mandiri

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Menpar Widiyanti Putri Wardhana membuka Rakernas I PHRI 2026 di PO Hotel Semarang, Selasa (10/2/2026), sekaligus menegaskan komitmen pengelolaan sampah mandiri oleh hotel dan restoran.

 

SEMARANG, opinijogja — Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meminta industri perhotelan dan restoran mengelola sampah secara mandiri sebagai bagian dari komitmen menuju pariwisata Indonesia yang berkelanjutan.

Permintaan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PHRI 2026 di PO Hotel Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/2/2026).

Widiyanti menegaskan persoalan sampah kini berada pada tahap krusial dan tidak bisa lagi ditangani secara parsial. Menurutnya, hotel dan restoran memiliki peran strategis dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang disiplin dan terintegrasi.

Langkah itu juga sejalan dengan Gerakan Indonesia ASRI yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Pengelolaan sampah mandiri bukan sekadar kepatuhan regulasi, tetapi investasi reputasi jangka panjang. Destinasi yang bersih akan meningkatkan kepercayaan wisatawan,” ujar Widiyanti.

Baca Juga:  Pilkada Tanpa Rakyat

Ia menyebut tren pariwisata 2026 semakin mengarah pada pengalaman yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Karena itu, hotel dan restoran kini tidak hanya dinilai dari layanan, tetapi juga dari jejak lingkungan yang ditinggalkan.

Ketua Umum PHRI Hariyadi Sukamdani mengatakan, PHRI berkomitmen terus berkontribusi bagi perekonomian nasional di tengah berbagai tantangan, mulai dari persaingan akomodasi ilegal hingga dinamika regulasi.

Widiyanti juga memaparkan tingkat okupansi hotel sempat turun pada Maret 2025 menjadi 33,56 persen, namun kembali meningkat hingga mencapai 56,12 persen pada Desember 2025.

Rakernas PHRI 2026 turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir
188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan
BPN Sleman Percepat Transformasi Digital, Layanan Pertanahan Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Aman
Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya
Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo
Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi
JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga
JIKF 2026 Lahirkan Bibit Juara Nasional, OLLANESIA Buka Jalan Prestasi Pelayang Muda Indonesia
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:00 WIB

188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:45 WIB

BPN Sleman Percepat Transformasi Digital, Layanan Pertanahan Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Aman

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:56 WIB

Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:36 WIB

Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi

Berita Terbaru

Opinijogja

Ketika Hukum Memilih Wajah

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:24 WIB

You cannot copy content of this page