Labuhan Ageng Merapi di Sleman, 11 Ubo Rampe Diboyong ke Srimanganti

- Penulis

Selasa, 20 Januari 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Prosesi akhir Labuhan Ageng Merapi saat 11 ubo rampe diboyong dari Petilasan Mbah Maridjan menuju Srimanganti, Selasa (20/1/2026). Prosesi sakral ini disaksikan utusan Dalem Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.

 

Sleman, opinijogja – Prosesi akhir Labuhan Ageng Merapi digelar Selasa (20/1/2026) pagi. Sebanyak 11 ubo rampe diboyong dari Petilasan Mbah Maridjan menuju Srimanganti sekitar pukul 06.00 WIB untuk dilabuh dalam prosesi sakral adat Jawa.

Prosesi ini disaksikan langsung oleh utusan Dalem Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat serta dihadiri Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa. Iring-iringan ubo rampe berjalan khidmat dengan pengawalan abdi dalem Keraton Yogyakarta.

Antusiasme masyarakat dalam Labuhan Ageng Merapi tahun ini terpantau meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya warga sekitar lereng Merapi, masyarakat dari luar wilayah Sleman hingga wisatawan turut mengikuti prosesi.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan Labuhan Ageng Merapi tahun ini terasa istimewa karena digelar dalam rangka Jumenengan Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X.

“Hari ini Labuhan Ageng Merapi sangat istimewa. Selain diikuti abdi dalem, masyarakat sekitar juga terlibat. Antusiasme masyarakat dari luar wilayah Sleman luar biasa, bahkan ada wisatawan yang ikut naik,” kata Danang di sela prosesi.

Baca Juga:  Pakar Hukum: Indonesia Emas 2045 Bisa Berubah Jadi Indonesia yang Kehilangan Arah

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa Labuhan Ageng Merapi tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga memiliki daya tarik wisata, khususnya bagi kawasan lereng Merapi dan sekitarnya.

“Ini artinya labuhan selain sebagai agenda budaya tahunan, juga bisa menjadi daya tarik obyek wisata. Masyarakat luas dan wisatawan sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ujarnya.

Danang menegaskan Pemerintah Kabupaten Sleman terus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Labuhan Ageng Merapi melalui dinas dan instansi terkait, seperti Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata.

“Kami selalu mengevaluasi kegiatan ini, apa yang kurang dan apa yang diinginkan masyarakat. Harapannya di tahun-tahun berikutnya bisa terus kita perbaiki,” ucapnya.

Ia berharap Labuhan Ageng Merapi tidak hanya dimaknai sebagai ritual adat, tetapi juga menjadi sarana bersama untuk nguri-uri budaya sekaligus mendoakan masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya agar senantiasa sejahtera, sehat, aman, dan tenteram.

“Kegiatan Labuhan Merapi ini sudah menjadi kalender budaya dan dilaksanakan setiap tahun sebagai kesepakatan budaya masyarakat Yogyakarta,” pungkas Danang.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Sehat dan Karnaval Budaya Padukuhan Sayidan Libatkan Lebih dari 500 Warga
Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa
BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja
Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September
Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung
HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara
BPHTB Kini Diverifikasi Maksimal 3 Hari, ATR/BPN Targetkan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai 10 Hari
Raih Gelar Doktor, Kadis Kebudayaan Kulon Progo Siapkan Sendratari Topeng Sugriwa-Subali Jadi Ikon Wisata Edukasi
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Jalan Sehat dan Karnaval Budaya Padukuhan Sayidan Libatkan Lebih dari 500 Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:38 WIB

BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page