Ratusan Warga Berebut Gunungan Ketupat di Garebeg Bakdo Ketupat Deresan Bantul

- Penulis

Minggu, 22 Maret 2026 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bregada Prajurit Cokro Joyo mengawal prosesi Garebeg Gunungan Ketupat di Padukuhan Deresan, Kalurahan Ringinharjo, Bantul, Sabtu (21/3/2026) malam. Tradisi tahunan ini diikuti ratusan warga yang antusias menyambut momen perebutan gunungan sebagai simbol berkah usai Ramadan.

 

Bantul, opinijogja – Ratusan warga antusias mengikuti tradisi Garebeg Bakdo Ketupat di Padukuhan Deresan, Kalurahan Ringinharjo, Kabupaten Bantul, Sabtu (21/3/2026) malam. Tradisi tahunan ini menjadi wujud syukur masyarakat setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.

Masyarakat Padukuhan Deresan, Kalurahan Ringinharjo, Bantul kembali menggelar tradisi Garebeg Gunungan Ketupat sebagai bagian dari perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun dan menjadi agenda rutin setiap tahun.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia, ketenteraman, serta hasil bumi yang diterima masyarakat.

Dalam prosesi tersebut, Gunungan Ketupat dikawal oleh Bregada Prajurit Cokro Joyo Padukuhan Deresan. Selain itu, turut dilaksanakan ritual siraman pada pohon beringin Kyai Daruno Mulyo, yang merupakan pemberian dari Kraton Yogyakarta pada tahun 2010.

Wakil Bupati Bantul, H. Aris Suharyanta, dalam sambutannya mengapresiasi konsistensi masyarakat dalam menjaga tradisi budaya lokal. Ia mengaku bangga sebagai bagian dari warga Ringinharjo yang mampu melestarikan warisan budaya tersebut.

“Tradisi seperti ini tidak semua daerah mampu mempertahankannya, karena berbagai tantangan. Ini menjadi kekuatan budaya yang harus terus dijaga,” ujar Aris.

Baca Juga:  Persiapan Labuhan Ageng Merapi, Jalan Menuju Museum Mbah Marijan Diperbaiki

Rangkaian acara diawali dengan laporan dari Suyatno selaku Panji I Bregada kepada Pangarso Upacara Sulistyo Atmaji yang juga menjabat sebagai lurah Ringinharjo. Selanjutnya dilakukan penyerahan tumpeng oleh Kepala Dukuh Deresan, Sugeng Wusana.

Setelah doa dipimpin oleh Kyai Imam Solikhin, Gunungan Ketupat kemudian diperebutkan oleh warga. Masyarakat meyakini uba rampe gunungan tersebut membawa berkah bagi siapa saja yang mendapatkannya.

Tokoh masyarakat Deresan yang juga abdi dalem Kraton Yogyakarta, Mas Bekel Atmo Yasinto, menjelaskan bahwa terdapat beberapa versi asal-usul nama Deresan. Salah satunya berkaitan dengan kisah dakwah Sunan Kalijaga yang meminta para santri untuk “nderes” atau belajar mengaji di wilayah tersebut.

Versi lain menyebutkan bahwa nama Deresan berasal dari mata pencaharian masyarakat setempat di masa lalu sebagai penderes kelapa atau pembuat gula merah.

Ia juga menambahkan bahwa pohon beringin Kyai Daruno Mulyo diberikan sebagai pengganti pohon beringin sepuh yang tumbang pada 2005, yang menjadi cikal bakal nama Kalurahan Ringinharjo.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Wakil Bupati Bantul, Dinas Kebudayaan Bantul, Panewu Bantul, para kepala dukuh se-Ringinharjo, ketua RT, serta 12 abdi dalem Kraton Yogyakarta yang berdomisili di Padukuhan Deresan.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana
Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
PDAM Tirta Sembada Sleman Ungkap Strategi Tekan Kebocoran Air, Layanan 44 Ribu Pelanggan Tetap Optimal
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:17 WIB

Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page