PDAM Tirta Sembada Sleman Ungkap Strategi Tekan Kebocoran Air, Layanan 44 Ribu Pelanggan Tetap Optimal

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor PDAM Tirta Sembada Kabupaten Sleman. PDAM terus memperkuat pelayanan air bersih melalui penekanan tingkat kebocoran air (NRW), pengembangan layanan digital, serta menjaga pasokan bagi lebih dari 44 ribu pelanggan di Sleman. Foto: Dok. PDAM Tirta Sembada Sleman

 

SLEMAN, opinijogja.id – PDAM Tirta Sembada Kabupaten Sleman terus memperkuat kualitas pelayanan air bersih melalui berbagai langkah strategis, mulai dari upaya menekan tingkat kehilangan air (Non-Revenue Water/NRW) hingga pengembangan layanan berbasis digital bagi pelanggan.

Kasie Pelayanan dan Aduan PDAM Tirta Sembada Sleman, Sri Wahyuni, mengatakan pengurangan tingkat kebocoran air menjadi salah satu fokus utama perusahaan karena berpengaruh langsung terhadap efisiensi operasional serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Hingga saat ini kami terus melakukan berbagai upaya untuk menekan tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW), baik melalui langkah teknis maupun administrasi,” ujar Sri Wahyuni saat dikonfirmasi opinijogja.id, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, langkah yang dilakukan meliputi penggantian pipa-pipa yang telah berusia tua, percepatan penanganan kebocoran, pemantauan jaringan distribusi secara berkala, hingga peningkatan akurasi pencatatan meter pelanggan.

Selain itu, PDAM Tirta Sembada juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebocoran pada jaringan distribusi maupun sambungan rumah.

“Penurunan NRW menjadi prioritas karena berdampak langsung terhadap efisiensi operasional sekaligus meningkatkan kontinuitas pelayanan air bersih kepada pelanggan,” jelasnya.

Baca Juga:  Usai Dilantik, Sukarmin Siapkan Langkah Pembenahan PDAM Sleman Sesuai Arahan Bupati

Di sisi pelayanan, PDAM Tirta Sembada juga terus mengembangkan transformasi digital agar masyarakat semakin mudah mengakses berbagai layanan.

Sri Wahyuni menjelaskan, pelanggan kini dapat melakukan pengecekan tagihan, pembayaran melalui berbagai kanal pembayaran digital, menyampaikan pengaduan, hingga memperoleh informasi layanan melalui website resmi maupun aplikasi layanan pelanggan.

Tak hanya itu, proses pendaftaran sambungan baru juga telah didukung layanan digital sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi dan mengunduh dokumen persyaratan dengan lebih praktis.

“Pengembangan digitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kecepatan pelayanan, transparansi, serta memberikan kemudahan bagi seluruh pelanggan,” katanya.

Sementara itu, terkait kondisi pelayanan air bersih hingga pertengahan tahun 2026, Sri Wahyuni memastikan distribusi air kepada masyarakat secara umum tetap berjalan dengan baik.

Saat ini, PDAM Tirta Sembada melayani lebih dari 44.000 pelanggan yang tersebar di wilayah Kabupaten Sleman dengan terus menjaga kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pasokan air bersih.

Meski demikian, perusahaan masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti gangguan akibat perbaikan jaringan, kebocoran pipa, meningkatnya konsumsi air pada jam-jam puncak, hingga tingginya kebutuhan air saat musim kemarau.

“Setiap gangguan yang terjadi selalu kami upayakan ditangani secepat mungkin agar distribusi air kembali normal dan dampaknya terhadap pelanggan dapat diminimalkan,” pungkas Sri Wahyuni.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
DPUPKP Sleman Tegaskan Investasi Tak Boleh Langgar Tata Ruang, Pembangunan Berkelanjutan Jadi Prioritas
DLH Sleman Luncurkan Aplikasi SIOSESTU, Pengelolaan Sampah Kini Berbasis Data Digital
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:17 WIB

Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page