Ratusan Personel Gabungan Bersihkan Pasar Wates, Bupati: Jaga Wajah Kota

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, memberikan keterangan kepada awak media saat memantau aksi bersih-bersih di kawasan Pasar Wates, Jumat (20/2/2026). Kegiatan melibatkan personel TNI, Polri, dan jajaran OPD sebagai upaya menjaga kebersihan wajah Kota Wates.

 

KULON PROGO, opinijogja — Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggelar aksi bersih-bersih massal di kawasan Pasar Wates, Jumat (20/2/2026).

Aksi ini difokuskan pada pembersihan area pasar sebagai salah satu ikon dan wajah Kota Wates. Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, yang hadir langsung di lokasi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan nasional yang dilaksanakan secara rutin di daerah.

“Setiap minggu ada dua kali kegiatan, hari Selasa dan Jumat. Hari ini kita fokus di Pasar Wates karena ini wajah kota,” ujarnya.

Menurut Agung, kegiatan melibatkan unsur TNI, Polri, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Untuk lokasi pasar, Dinas Perdagangan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turut berkolaborasi bersama paguyuban pedagang.

Baca Juga:  DPUPKP Kulon Progo Tegaskan Pembangunan Jalan Prangkokan–Ngori Sesuai Kontrak

Ia menambahkan, gerakan serupa juga dilakukan di tingkat kapanewon. Panewu bersama Danramil dan Kapolsek setempat menggerakkan aksi bersih di pasar dan fasilitas publik lainnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kulon Progo, Duana Heru, menegaskan kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi pengelolaan sampah dari hulu. Ia menekankan bahwa sampah organik harus dikelola di tingkat rumah tangga atau institusi, sedangkan sampah anorganik bernilai ekonomi disalurkan ke bank sampah.

“Hanya sampah residu yang boleh masuk ke TPA,” katanya.

Duana juga mengingatkan bahaya membakar sampah plastik karena dapat menghasilkan zat beracun seperti furan dan dioksin yang berisiko bagi kesehatan.

Pemkab berharap aksi rutin ini meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sekaligus mewujudkan Kota Wates yang sehat dan nyaman.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Beri Jaminan BPJS Ketenagakerjaan untuk Ribuan Relawan Bencana
Pemkab Sleman Perkuat Pencegahan Korupsi, ASN Dibekali Edukasi Langsung dari Kejaksaan Agung
Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional
DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi
Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa
Strategi Pemkab Sleman Hadapi Efisiensi Anggaran, Sekda Abu Bakar: UMKM Go Digital dan Infrastruktur Jadi Prioritas
DPUPKP Sleman Ungkap Strategi Tetap Bangun Infrastruktur Meski Anggaran Terbatas, Tambahan Dana Jalan Diusulkan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:21 WIB

Pemkab Sleman Perkuat Pencegahan Korupsi, ASN Dibekali Edukasi Langsung dari Kejaksaan Agung

Senin, 20 Juli 2026 - 21:24 WIB

Ketua DPRD Sleman Soroti Dominasi Influencer atas Media, Dorong Penguatan Jurnalisme Profesional

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

DPRD Sleman: Penguatan Kompetensi Media dan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Sri Sultan: Digitalisasi Harus Permudah Rakyat, Bukan Tambah Aplikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:16 WIB

Bupati Sleman Buka TMMD Sengkuyung 2026, Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Kemandirian Desa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page