Pemkab Kulon Progo Asesmen Medsos ASN, Dorong Transparansi dan Layanan Publik Digital

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mengikuti asesmen pengelolaan media sosial di Kantor Diskominfo Kulon Progo, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efektivitas komunikasi digital guna mendukung transparansi dan kualitas layanan publik.

 

Kulon Progo, opinijogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo melakukan asesmen pengelolaan media sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan meningkatkan kualitas layanan publik di era digital.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi mendorong Pemkab Kulon Progo untuk beradaptasi melalui penguatan komunikasi digital, khususnya pemanfaatan media sosial di lingkungan pemerintahan.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan transformasi digital serta penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang menuntut tata kelola pemerintahan lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo, Agung Kurniawan, mengatakan bahwa transformasi digital menuntut perubahan pola kerja ASN agar lebih adaptif terhadap teknologi.

“Penguasaan digital tidak lagi menjadi pilihan, melainkan keharusan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta kualitas pelayanan publik,” ujar Agung, Senin (13/4/2026), di Kantor Diskominfo Kulon Progo.

Ia menegaskan, ASN tidak hanya dituntut memahami teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya secara strategis untuk mendukung tugas pemerintahan.

Menurut Agung, perubahan paradigma komunikasi turut memengaruhi pembentukan opini publik. Jika sebelumnya didominasi media konvensional, kini media sosial menjadi ruang utama dalam penyebaran informasi sekaligus pembentukan persepsi masyarakat.

“Konten digital yang cepat dan luas jangkauannya menjadikan media sosial sebagai instrumen strategis dalam komunikasi publik pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga:  Wakil Bupati Sleman Pimpin Upacara KORPRI, Serahkan Penghargaan PEK-PPP 2025

Media sosial, lanjutnya, kini berfungsi sebagai sarana komunikasi dua arah yang memungkinkan pemerintah daerah menyampaikan kebijakan secara cepat, menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, serta meningkatkan transparansi layanan publik.

Untuk mendukung hal tersebut, ASN diharapkan menguasai empat pilar literasi digital, yakni kecakapan digital (digital skills), etika digital (digital ethics), budaya digital (digital culture), dan keamanan digital (digital safety).

“Keempat pilar ini menjadi landasan agar ASN mampu bermedia sosial secara cerdas, bertanggung jawab, serta menjaga citra dan reputasi institusi pemerintah,” kata Agung.

Lebih lanjut, ia menyebut pemanfaatan media sosial yang optimal membutuhkan tata kelola yang terukur dan berbasis data. Karena itu, diperlukan pemetaan terhadap pengelolaan media sosial di seluruh perangkat daerah, termasuk aspek jangkauan dan keterlibatan publik (engagement).

“Ini penting sebagai indikator efektivitas komunikasi publik yang ujungnya adalah peningkatan transparansi dan layanan publik,” ujarnya.

Agung menambahkan, ASN juga diharapkan aktif menyebarluaskan informasi positif terkait program pemerintah, capaian kinerja, inovasi, serta nilai-nilai integritas dan pelayanan.

Menurut dia, hal tersebut bukan sekadar membangun citra, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab institusi dalam membangun kepercayaan publik.

“ASN saat ini tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga menjadi representasi negara yang hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, baik di dunia nyata maupun ruang digital,” pungkasnya.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor
HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong
Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang
JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama
Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan
Pemkab Sleman dan Dunia Usaha Salurkan Bantuan TJSP Rp6,7 Miliar di HUT ke-81 RI
Kemarau Panjang Ancam Sleman, 4 Kapanewon Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih
Mau Pasang PDAM di Sleman? Agustus 2026 Cukup Rp750 Ribu, Ini Ketentuannya
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:20 WIB

Bupati Sleman Dorong Pasar Godean Makin Nyaman dan Ramai, Pedagang Diminta Berani Lapor

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

HUT ke-81 RI di Guling Meriah, Yani Fathurrahman Ajak Warga Jaga Persatuan dan Gotong Royong

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Bupati Sleman Ajak Warga Perkuat Persatuan di Puncak HUT ke-81 RI di Karanggawang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:27 WIB

JDIH Award Kalurahan Sleman 2026: Ambarketawang Raih Peringkat Pertama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Pemkab Sleman Siap Pasarkan Batik Karya Warga Binaan Lapas Cebongan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page