Lurah Bendung Paparkan Konsep Lumbung Mataraman: Dari Lahan Gersang Menjadi Pusat Edukasi Pertanian

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: kunjungan studi banding dari Gapoktan Desa Troso, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.

 

Gunungkidul, opinijogja — Lumbung Mataraman di Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin, terus menunjukkan perannya sebagai laboratorium pertanian terpadu di DIY. Konsep yang dikembangkan tidak hanya mempertahankan nilai tradisi, tetapi juga menggabungkan teknologi modern berbasis integrated farming.

Lurah Bendung, Didi Robianto, menjelaskan bahwa Lumbung Mataraman dibangun sesuai perencanaan yang dirumuskan bersama Dinas Pertanian DIY. Sistem ini memadukan budidaya sayuran, tanaman pangan, dan peternakan dalam sebuah miniatur pertanian terpadu.

“Dulu Gunungkidul dikenal sebagai wilayah dengan SDM petani yang rendah dan kondisi alam yang kering. Kini, melalui miniatur Lumbung Mataraman, berbagai teknologi mulai kita terapkan. Harapannya, petani menjadi mandiri dengan ilmu yang ada di lumbung ini,” jelasnya.

 

Menurutnya, inovasi ini membawa perubahan nyata. “Wilayah yang dulu hanya bisa sekali tanam, kini sudah bisa MT1, MT2, bahkan mulai mencapai MT3. Ini perkembangan besar sektor pertanian di DIY,” tambahnya.

Baca Juga:  Bobol Konter Tengah Malam, Dua Pemuda Gasak Ratusan Voucher dan Kotak Amal di Nglipar

Selain menjadi pusat penerapan teknologi, Lumbung Mataraman juga berkembang menjadi wahana edukasi pertanian. Pengunjung dapat mempelajari berbagai materi, mulai dari teknik budidaya, peternakan, pembuatan pakan, pembuatan pupuk organik, hingga teknologi pengendalian hama seperti perangkap lalat buah. Wahana ini diminati banyak kalangan, baik dari DIY, berbagai daerah di Indonesia, luar Jawa, hingga mancanegara.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Aris Eko Nugroho, menegaskan bahwa Kalurahan Bendung sudah menerapkan konsep Lumbung Mataraman secara tradisional dan modern. “Bendung telah memadukan nilai budaya dengan integrated farming dan berkembang menjadi lokasi eduekowisata,” ungkapnya.

 

Pada Sabtu (29/11), Lumbung Mataraman menerima kunjungan studi banding dari Gapoktan Desa Troso, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.

Hari ini, Minggu (30/11) Lumbung Mataraman kembali mendapat kunjungan dari kelompok tani Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, yang ingin belajar langsung mengenai praktik pertanian terpadu dan pengembangan wisata edukasi. (Ip/opinijogja).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG Kanwil Yogyakarta Terima Penghargaan JBBA 2026
BULOG Yogyakarta Capai 100 Persen Target Penyerapan Gabah 2026, Serap 196.431 Ton Setara Beras
Ribuan Wisatawan Padati Banaran, Train Naga Jadi Magnet Road to Jogja International Kite Festival 2026
Wahyudi Kurniawan Teguhkan Semangat Pengabdian Usai Ikuti PKN X dan SUSBANPIM IX di Makassar
Sambut HANI 2026, BNNK Sleman Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Perkuat Gerakan Indonesia Bersih Narkoba
DPKP DIY Salurkan 20 Hand Traktor dan 7 Power Thresher untuk Perkuat Swasembada Pangan
DPD LPK-RI DIY Masa Bakti 2026–2030 Resmi Terbentuk, Siap Melindungi Hak-Hak Konsumen
BPN Sleman Pastikan Layanan Hak Tanggungan Elektronik Berjalan Lancar, Tingkat Kepatuhan Capai 96 Persen
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:45 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, BULOG Kanwil Yogyakarta Terima Penghargaan JBBA 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:52 WIB

BULOG Yogyakarta Capai 100 Persen Target Penyerapan Gabah 2026, Serap 196.431 Ton Setara Beras

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ribuan Wisatawan Padati Banaran, Train Naga Jadi Magnet Road to Jogja International Kite Festival 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 12:01 WIB

Wahyudi Kurniawan Teguhkan Semangat Pengabdian Usai Ikuti PKN X dan SUSBANPIM IX di Makassar

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:00 WIB

Sambut HANI 2026, BNNK Sleman Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Perkuat Gerakan Indonesia Bersih Narkoba

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page