Bupati Harda Kiswaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Warga Transmigran Sleman di Konawe Selatan

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Harda Kiswaya bersama warga transmigran asal Sleman berfoto usai berdialog terkait berbagai persoalan di UPT Arongo, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (7/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak-hak warga transmigran, termasuk persoalan pemenuhan lahan bagi masyarakat.

 

KONAWE SELATAN, opinijogja — Bupati Harda Kiswaya menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam memperjuangkan aspirasi dan hak-hak warga transmigran asal Sleman yang berada di UPT Arongo, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Komitmen tersebut disampaikan saat Harda kembali mengunjungi kawasan transmigrasi UPT Arongo, Kamis (7/5/2026), untuk menindaklanjuti hasil evaluasi dan koordinasi yang sebelumnya dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dan warga transmigran pada Juli tahun lalu.

Dalam kunjungan itu, Harda berdialog langsung dengan warga transmigran guna mendengarkan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, terutama terkait pemenuhan hak lahan bagi warga transmigrasi.

Diketahui, terdapat 25 kepala keluarga (KK) asal Kabupaten Sleman yang mengikuti program transmigrasi ke UPT Arongo. Pemerintah Kabupaten Sleman menyatakan memberi perhatian serius terhadap persoalan yang dihadapi warga agar hak-hak masyarakat dapat terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berkomitmen memberikan solusi terbaik atas persoalan di UPT Arongo. Aspirasi warga akan kami tampung dan kami akan menjembatani komunikasi dengan Ditjen PPKTrans Kementerian Transmigrasi RI bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan untuk mencari jalan keluar terbaik,” ujar Harda.

Baca Juga:  Bencana yang Tersandera Birokrasi

Menurut Harda, pengumpulan data dan pemetaan kondisi riil di lapangan menjadi langkah penting agar penyelesaian persoalan dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua UPT Arongo, Ujang, mengatakan persoalan utama yang dihadapi warga transmigran adalah belum terpenuhinya hak lahan seluas 2 hektar bagi setiap kepala keluarga sebagaimana dijanjikan pada awal program transmigrasi.

Ia menjelaskan, dari total pencanangan lahan seluas 1.500 hektar untuk 500 KK transmigran, hingga kini warga baru menerima sekitar 312 hektar lahan.

“Kami akan terus memperjuangkan hak-hak kami sesuai dengan yang dijanjikan saat awal menjadi transmigran di sini,” kata Ujang.

Di sisi lain, Bupati Irham Kalenggo mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Sleman terhadap warga transmigran asal Sleman di wilayah Konawe Selatan.

Irham menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menyusun kajian dan langkah penyelesaian persoalan di UPT Arongo.

“Saya mengapresiasi perhatian Bapak Bupati Sleman terhadap persoalan ini. Pemkab Konawe Selatan bersama Pemkab Sleman siap berkolaborasi menyusun kajian permasalahan di UPT Arongo sebagai upaya mencari solusi terbaik bagi warga transmigran,” ujar Irham.

Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan juga menegaskan bahwa penyelesaian persoalan akan dilakukan secara hati-hati dan komprehensif agar keputusan yang diambil tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMK Penerbangan Sleman Lolos Seleksi Paskibraka Nasional, Jadi Kebanggaan Sleman
Ketahanan Pangan Jadi Sorotan FKD MPU 2026, DIY Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Antar Daerah
Bapanas dan BULOG Uji Coba Penyaluran Jagung SPHP untuk Peternak DIY
Bupati Hamenang Dorong KICF 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Penuh, Bulog Siap Jalankan Penugasan Pemerintah
Hari Buruh 2026, Yani Fathurrahman: Buruh Sejahtera, Negara Kuat
Iwan Setyawan Mundur dari Ketua DPC Peradi Sleman usai Diangkat Jadi Waketum DPN
May Day di Kulon Progo Berlangsung Damai, Tekankan Kesejahteraan Pekerja dan Iklim Investasi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:42 WIB

Siswa SMK Penerbangan Sleman Lolos Seleksi Paskibraka Nasional, Jadi Kebanggaan Sleman

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:27 WIB

Ketahanan Pangan Jadi Sorotan FKD MPU 2026, DIY Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Antar Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 10:34 WIB

Bapanas dan BULOG Uji Coba Penyaluran Jagung SPHP untuk Peternak DIY

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Bupati Hamenang Dorong KICF 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:38 WIB

Bupati Harda Kiswaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Warga Transmigran Sleman di Konawe Selatan

Berita Terbaru