Kemenkeu Satu DIY Gelar Seminar Hakordia di TLC: Satukan Aksi Basmi Korupsi

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 03:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Foto: Yudi Ismono, ketua Perpaksinas salah satu narasumber dalam seminar Hakordia 2025, Rabu (03/12).

 

Yogyakarta, opinijogja — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Satu lingkup Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Seminar Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Treasury Learning Center (TLC) Kanwil DJPb DIY, Rabu (3/12/2025). Mengusung tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi: Indonesia Bebas dari Korupsi, Raih Pertumbuhan Ekonomi”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh elemen bangsa dalam menegaskan komitmen memerangi korupsi.

Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta, saat membuka acara menekankan bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas aparatur pemerintah dan penegak hukum, tetapi juga seluruh masyarakat. Nilai-nilai integritas, kata dia, harus hadir dalam kehidupan sehari-hari dan diwujudkan dalam tindakan sekecil apa pun.

“Kita adalah pilar utama menegakkan antikorupsi. Korupsi bukan hanya soal hilangnya sumber daya negara, tetapi juga hilangnya kesempatan dan manfaat yang seharusnya dirasakan masyarakat,” ujar Agung.

Acara berlanjut dengan diskusi panel yang dipandu Mila Mumpuni, Widyaiswara Ahli Madya BDK Yogyakarta. Dua narasumber dihadirkan untuk membahas upaya membangun budaya antikorupsi dari berbagai perspektif.

Baca Juga:  PDIP Gelar Konferda-Konfercab DIY, Hasto: Rakyat Tetap Sumber Inspirasi Perjuangan

Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta

Narasumber pertama, Salman Alfarisy Totalia, Wakil Dekan Nonakademik Sekolah Pascasarjana UNS sekaligus anggota Pusat Studi Transparansi Publik dan Antikorupsi UNS, menjelaskan bahwa ajaran agama turut menanamkan nilai-nilai antikorupsi. Ia menyebutkan tiga prinsip menjaga integritas:

1. Bersabar bersama orang-orang yang menyeru Tuhannya dengan tulus,

2. Tidak tergoda perhiasan kehidupan dunia,

3. Tidak mengikuti mereka yang hatinya lalai dan menuruti hawa nafsu.

Sementara itu, narasumber kedua, Yudi Ismono, Ketua Perkumpulan Penyuluh Antikorupsi Nasional (Perpaksinas), menekankan pentingnya pendidikan antikorupsi sejak dini. Menurutnya, membangun masa depan Indonesia yang bersih membutuhkan kesadaran tentang dampak korupsi, pemahaman nilai integritas, serta pembentukan lingkungan belajar yang bersih dan jujur.

Para peserta yang berasal dari berbagai kantor vertikal kementerian/lembaga di DIY aktif mengikuti dialog interaktif setelah pemaparan materi. Seminar kemudian ditutup dengan foto bersama dan pembacaan komitmen menjaga integritas dalam tugas sehari-hari.

Untuk memeriahkan acara, grup karawitan Laras Swara Artha dari Kanwil DJPb DIY turut tampil membawakan sejumlah gending, mendapatkan sambutan antusias dari peserta. (Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswa SMK Penerbangan Sleman Lolos Seleksi Paskibraka Nasional, Jadi Kebanggaan Sleman
Ketahanan Pangan Jadi Sorotan FKD MPU 2026, DIY Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Antar Daerah
Bapanas dan BULOG Uji Coba Penyaluran Jagung SPHP untuk Peternak DIY
Bupati Hamenang Dorong KICF 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Bupati Harda Kiswaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Warga Transmigran Sleman di Konawe Selatan
Lakukan Pengawasan Pangan, Gus Hilmy: Gudang Penuh, Bulog Siap Jalankan Penugasan Pemerintah
Hari Buruh 2026, Yani Fathurrahman: Buruh Sejahtera, Negara Kuat
Iwan Setyawan Mundur dari Ketua DPC Peradi Sleman usai Diangkat Jadi Waketum DPN
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:42 WIB

Siswa SMK Penerbangan Sleman Lolos Seleksi Paskibraka Nasional, Jadi Kebanggaan Sleman

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:27 WIB

Ketahanan Pangan Jadi Sorotan FKD MPU 2026, DIY Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Antar Daerah

Senin, 11 Mei 2026 - 10:34 WIB

Bapanas dan BULOG Uji Coba Penyaluran Jagung SPHP untuk Peternak DIY

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Bupati Hamenang Dorong KICF 2026 Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:38 WIB

Bupati Harda Kiswaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Hak Warga Transmigran Sleman di Konawe Selatan

Berita Terbaru