BPN Sleman Pastikan Layanan Hak Tanggungan Elektronik Berjalan Lancar, Tingkat Kepatuhan Capai 96 Persen

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Plt Kepala BPN Sleman, Andri Reza Fitrian Eru Setiawan, menjadi narasumber Seminar Nasional Cessie, Novasi, dan Subrogasi dalam Hak Tanggungan di Yogyakarta, Sabtu (20/6/2026).

 

YOGYAKARTA, opinijogja – Transformasi digital di sektor pertanahan terus menunjukkan perkembangan positif. Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Daerah Istimewa Yogyakarta yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman, Andri Reza Fitrian Eru Setiawan, S.H., M.H., saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional bertajuk “Eksistensi Cessie, Novasi dan Subrogasi dalam Hak Tanggungan” yang digelar di Yogyakarta.

Seminar nasional tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) bekerja sama dengan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) DIY dan diikuti sekitar 600 peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, praktisi kenotariatan, serta praktisi pelayanan pertanahan guna membahas berbagai aspek hukum dan implementasi pelayanan hak tanggungan di Indonesia.

Dalam paparannya, Andri Reza menjelaskan praktik pelayanan Hak Tanggungan yang berkaitan dengan mekanisme cessie, subrogasi, dan novasi, serta pentingnya memastikan seluruh proses tersebut memiliki kekuatan hukum dan kepastian hukum yang jelas bagi masyarakat maupun lembaga keuangan.

Menurutnya, perkembangan pelayanan pertanahan saat ini terus diarahkan menuju sistem yang semakin modern dan berbasis digital, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian serta kepastian hukum.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum berbagi ilmu dan pengalaman, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan kerja antara Notaris, PPAT, dan BPN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Iwan Setyawan Mundur dari Ketua DPC Peradi Sleman usai Diangkat Jadi Waketum DPN

Dalam kesempatan tersebut, Andri juga menyosialisasikan berbagai perkembangan layanan pertanahan yang tengah dilakukan Kementerian ATR/BPN, termasuk penguatan layanan elektronik yang semakin terintegrasi.

Menjawab pertanyaan mengenai penerapan layanan di Kabupaten Sleman, Andri menyampaikan bahwa implementasi pelayanan Hak Tanggungan Elektronik (HT-el) di wilayahnya berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, di Sleman penerapan pelayanan Hak Tanggungan Elektronik sudah kami pastikan berjalan lancar. Hingga Juni 2026, tingkat kepatuhan penyelesaian layanan mencapai 96 persen berdasarkan dashboard layanan prioritas yang dipantau secara nasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut menunjukkan komitmen Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat serta para mitra kerja seperti perbankan, notaris, dan PPAT.

Seminar nasional tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah BPN DIY yang dalam keynote speech-nya menegaskan bahwa setiap perkembangan pelayanan pertanahan harus tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurutnya, transformasi pelayanan harus mengedepankan prinsip kemudahan layanan sekaligus menjamin kepastian hukum atas hak-hak masyarakat terhadap tanah.

Pada sesi penutupan, moderator memberikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara BPN, Notaris, dan PPAT. Ilmu serta pengalaman yang dibagikan dalam seminar tersebut diharapkan dapat menjadi bekal dalam pelaksanaan tugas profesional sehari-hari.

Mengakhiri kegiatan, seluruh peserta meneguhkan semangat pelayanan sebagaimana tercermin dalam hymne Notaris dan PPAT, yakni menjunjung nilai kebersamaan, profesionalitas, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Rukun damai bagai keluarga, melayani Indonesia,” menjadi pesan penutup yang mengiringi berakhirnya seminar nasional tersebut.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa
BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja
Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September
Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung
HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara
BPHTB Kini Diverifikasi Maksimal 3 Hari, ATR/BPN Targetkan Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai 10 Hari
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pangkas Waktu Layanan Pertanahan, Pengukuran Tanah Maksimal 12 Hari Mulai 17 Agustus 2026
BPN Sleman Percepat Transformasi Digital, Layanan Pertanahan Kini Lebih Cepat, Transparan, dan Aman
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan Kemenkum DIY, Reformasi Hukum Berpredikat Istimewa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:38 WIB

BPN Sleman Siapkan Layanan PERINTIS, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Selesai 10 Hari Kerja

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Hak Pekerja Trans Jogja Tak Kunjung Tuntas, KSBSI Ancam Aksi Besar Awal September

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:13 WIB

Pemkab Sleman Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Busana Adat Nusantara Warnai Lapangan Denggung

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:07 WIB

HUT ke-81 RI di Pakem Digelar Spektakuler, 300 Pelajar Tampilkan Tari Kolosal Nusantara

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page