Jelang Lebaran 2026, Danang Maharsa Sebut Pangan Sleman Surplus tapi Tetap Waspada Kenaikan Harga

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan jajaran TPID se-DIY berfoto bersama usai High Level Meeting pengendalian inflasi jelang Ramadan dan Lebaran 2026 di Hotel Ambarrukmo, Jumat (13/2/2026). Pertemuan ini membahas stabilitas harga dan ketersediaan pangan strategis. (Dok. Pemkab Sleman).

 

SLEMAN, opinijogja — Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-DIY menggelar High Level Meeting (HLM) di Hotel Ambarrukmo, Depok, Sleman, Jumat (13/2/2026), guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan dan Hari Besar Keagamaan Nasional.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan bahwa Kabupaten Sleman mencatat tren deflasi sepanjang Januari 2026. Penurunan harga terutama dipicu komoditas cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah.

Namun, Danang mengingatkan potensi kenaikan harga daging ayam ras dan daging sapi seiring meningkatnya permintaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Baca Juga:  Pemkab Sleman Salurkan BLT DBHCHT kepada 1.200 Karyawan Mitra Produksi Sampoerna

“Meski neraca pangan menunjukkan kondisi surplus untuk komoditas strategis seperti beras, cabai, gula pasir, daging ayam ras, dan telur ayam ras, tekanan harga tetap perlu diantisipasi,” ujarnya.

Menurut Danang, pada 2026 surplus pangan diperkirakan meningkat, terutama cabai dan protein hewani. Meski demikian, penguatan pasokan, kelancaran distribusi antar daerah, serta stabilisasi harga tetap menjadi fokus TPID.

Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menegaskan pentingnya langkah antisipatif dan terkoordinasi menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Pendekatan kita tidak boleh reaktif, tetapi harus presisi dan terkoordinasi,” katanya.

Sri Sultan juga mengapresiasi kinerja TPID DIY yang meraih Juara 2 TPID Provinsi Berkinerja Terbaik Kawasan Jawa–Bali pada TPID Award 2025, seraya berharap koordinasi lintas sektor terus diperkuat demi menjaga stabilitas harga dan ketenangan sosial.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Gandeng BSI, Bayar Pajak Daerah Kini Bisa Dilakukan Secara Digital
Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap
Bangunkerto Menahan Aksi, Sleman Janjikan Kepastian
Reforma Agraria Jadi Penopang Ketahanan Pangan, ATR/BPN Perkuat Penataan Akses di DIY
Viral Tarif Parkir Denggung Rp6.000, Dishub Sleman Revisi Papan Informasi dan Tegaskan Tarif Sesuai Perda
Gantikan Susmiarto, Abu Bakar Resmi Menjadi Sekda Kabupaten Sleman
Abu Bakar Resmi Dilantik Jadi Sekda Sleman, Siap Jalankan Amanah dan Perkuat Reformasi Birokrasi
Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:05 WIB

Pemkab Sleman Gandeng BSI, Bayar Pajak Daerah Kini Bisa Dilakukan Secara Digital

Senin, 8 Juni 2026 - 11:50 WIB

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:21 WIB

Bangunkerto Menahan Aksi, Sleman Janjikan Kepastian

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:33 WIB

Reforma Agraria Jadi Penopang Ketahanan Pangan, ATR/BPN Perkuat Penataan Akses di DIY

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:48 WIB

Viral Tarif Parkir Denggung Rp6.000, Dishub Sleman Revisi Papan Informasi dan Tegaskan Tarif Sesuai Perda

Berita Terbaru