Anggaran Bina Marga DPUPESDM DIY 2026 Turun Jadi Rp116 Miliar, Fokus Perbaikan 3 Ruas Jalan Provinsi

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY memprioritaskan perbaikan tiga ruas jalan provinsi sepanjang 9,6 km pada 2026. (Dok. DPUPESDM DIY)

 

YOGYAKARTA, opinijogja — Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY mencatat penurunan alokasi anggaran pada tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 total anggaran mencapai Rp254 miliar, maka pada 2026 hanya tersedia Rp116 miliar.

Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUPESDM DIY, Wira Sasongko Putro, menjelaskan bahwa anggaran tahun 2025, termasuk APBD Perubahan, digunakan untuk pembangunan jalan senilai Rp74 miliar, peningkatan kondisi jalan sepanjang 18,225 kilometer, serta pemeliharaan rutin seluruh jalan dan jembatan provinsi.

“Untuk tahun 2026 ini, alokasi Rp116 miliar difokuskan pada peningkatan kondisi tiga ruas jalan provinsi sepanjang total 9,6 kilometer, serta pemeliharaan rutin jalan dan jembatan,” kata Wira saat dikonfirmasi opinijogja melalui telepon selulernya, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga:  KID DIY Perkuat Tata Kelola Informasi Kebencanaan Lewat Penandatanganan Komitmen Bersama

Adapun tiga ruas jalan yang ditangani pada Tahun Anggaran 2026 meliputi:

•Koridor Ruas Gading–Playen–Paliyan–Saptosari sepanjang 5,6 kilometer

•Ruas Srandakan–Poncosari sepanjang 2 kilometer

•Ruas Tegalsari–Klepu sepanjang 2 kilometer

Wira mengungkapkan, tingkat kemantapan jalan provinsi DIY hingga akhir 2025 masih berada di angka 69,782 persen. Pihaknya menargetkan adanya peningkatan signifikan, meski diakui tidak mudah karena keterbatasan fiskal daerah.

“Kemantapan jalan per akhir 2025 masih 69,782 persen. Harapannya tentu bisa meningkat. Namun perlu diingat juga kondisi fiskal Pemda DIY. Banyak faktor yang mempengaruhi,” ujarnya.

Menurut dia, Bidang Bina Marga tetap berupaya memaksimalkan anggaran yang tersedia dengan memprioritaskan ruas-ruas strategis, terutama yang menopang mobilitas warga dan konektivitas antarwilayah.

Ia menambahkan, selain peningkatan struktur jalan, pemeliharaan rutin menjadi kunci untuk menjaga fungsi layanan jalan provinsi agar tetap layak dan aman digunakan masyarakat.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Sleman Gandeng BSI, Bayar Pajak Daerah Kini Bisa Dilakukan Secara Digital
Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap
Bangunkerto Menahan Aksi, Sleman Janjikan Kepastian
Reforma Agraria Jadi Penopang Ketahanan Pangan, ATR/BPN Perkuat Penataan Akses di DIY
Viral Tarif Parkir Denggung Rp6.000, Dishub Sleman Revisi Papan Informasi dan Tegaskan Tarif Sesuai Perda
Gantikan Susmiarto, Abu Bakar Resmi Menjadi Sekda Kabupaten Sleman
Abu Bakar Resmi Dilantik Jadi Sekda Sleman, Siap Jalankan Amanah dan Perkuat Reformasi Birokrasi
Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:05 WIB

Pemkab Sleman Gandeng BSI, Bayar Pajak Daerah Kini Bisa Dilakukan Secara Digital

Senin, 8 Juni 2026 - 11:50 WIB

Sleman Rawat 374 Sumber Mata Air, Kunci Kemandirian Pangan Ada di Irigasi yang Mantap

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:21 WIB

Bangunkerto Menahan Aksi, Sleman Janjikan Kepastian

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:33 WIB

Reforma Agraria Jadi Penopang Ketahanan Pangan, ATR/BPN Perkuat Penataan Akses di DIY

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:48 WIB

Viral Tarif Parkir Denggung Rp6.000, Dishub Sleman Revisi Papan Informasi dan Tegaskan Tarif Sesuai Perda

Berita Terbaru