Aksi “Hari Darurat Nalar Hukum”: ARPI Desak Kapolri Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman

- Penulis

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Poster seruan aksi bertajuk “Hari Darurat Nalar Hukum” yang akan digelar Aliansi Rakyat Peduli Indonesia (ARPI) di Polda DIY dan Polresta Sleman, Senin (2/2/2026). Aksi ini ditujukan untuk menyoroti penanganan kasus penjamberetan di Sleman yang dinilai menunjukkan lemahnya penalaran hukum aparat penegak hukum serta mendesak evaluasi pimpinan penegak hukum terkait.

 

Sleman, opinijogja – Aliansi Rakyat Peduli Indonesia (ARPI) akan menggelar aksi bertajuk “Hari Darurat Nalar Hukum” di Polda DIY dan Polresta Sleman pada Senin (2/2). Aksi ini disiapkan sebagai bentuk protes atas penanganan kasus penjamberetan di Sleman yang dinilai menunjukkan lemahnya penalaran hukum aparat penegak hukum.

ARPI mendesak Kapolri untuk segera melakukan evaluasi dan pencopotan terhadap sejumlah pejabat penegak hukum di Sleman. Mereka menilai persoalan tersebut bukan sekadar kesalahan prosedural, melainkan mencerminkan kegagalan memahami prinsip dasar hukum dan rasa keadilan publik.

Koordinator ARPI Dani Eko Wiyono mengatakan desakan itu lahir dari kepedulian masyarakat terhadap negara dan supremasi hukum.

“Karena kami masyarakat yang peduli dengan Negara Indonesia, maka kami menegaskan agar dicopot mereka yang tidak paham tentang undang-undang, tidak paham pasal, dan tidak paham penegakan hukum,” kata Dani, Kamis (29/01/2026).

Baca Juga:  Posbankum 100% di Kulon Progo, Menkum Beri Penghargaan

Menurut Dani, pejabat yang dimaksud meliputi Kapolresta Sleman, Kasatlantas Polresta Sleman, serta Kepala Kejaksaan Negeri Sleman. Ia menilai penanganan perkara penjamberetan di Sleman telah memicu kegaduhan publik dan menunjukkan rapuhnya nalar hukum aparat.

ARPI juga menyoroti sejumlah pernyataan aparat dalam penanganan kasus tersebut, termasuk yang disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat DPR RI Komisi III, sebagai indikasi bahwa persoalan ini telah terbuka di ruang publik dan tidak lagi bersifat internal.

Dani menegaskan, kritik yang disampaikan melalui aksi ini tidak ditujukan untuk melemahkan institusi penegak hukum. Sebaliknya, langkah tersebut diklaim sebagai upaya menjaga marwah institusi negara.

“Jika nalar hukum runtuh, kepercayaan publik juga runtuh. Ini alarm serius bagi penegak hukum,” ujarnya.

Melalui aksi “Hari Darurat Nalar Hukum”, ARPI menyerukan pembenahan menyeluruh terhadap praktik penegakan hukum di Sleman. Mereka meminta aparat penegak hukum kembali bekerja dengan mengedepankan akal sehat, keadilan, dan profesionalisme agar hukum tidak sekadar ditegakkan secara formal, tetapi juga dirasakan adil oleh masyarakat.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Wisatawan Padati Banaran, Train Naga Jadi Magnet Road to Jogja International Kite Festival 2026
Wahyudi Kurniawan Teguhkan Semangat Pengabdian Usai Ikuti PKN X dan SUSBANPIM IX di Makassar
Sambut HANI 2026, BNNK Sleman Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Perkuat Gerakan Indonesia Bersih Narkoba
DPD LPK-RI DIY Masa Bakti 2026–2030 Resmi Terbentuk, Siap Melindungi Hak-Hak Konsumen
BPN Sleman Pastikan Layanan Hak Tanggungan Elektronik Berjalan Lancar, Tingkat Kepatuhan Capai 96 Persen
Gelombang Demonstrasi Meluas, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Turun ke Jalan di Berbagai Daerah
Pakar Hukum: Indonesia Emas 2045 Bisa Berubah Jadi Indonesia yang Kehilangan Arah
Gunungkidul Night Specta 2026 Bidik Rekor MURI dan Dongkrak Wisata, Jadi Etalase Gunung Sewu Geopark
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ribuan Wisatawan Padati Banaran, Train Naga Jadi Magnet Road to Jogja International Kite Festival 2026

Senin, 29 Juni 2026 - 12:01 WIB

Wahyudi Kurniawan Teguhkan Semangat Pengabdian Usai Ikuti PKN X dan SUSBANPIM IX di Makassar

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:00 WIB

Sambut HANI 2026, BNNK Sleman Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan dan Perkuat Gerakan Indonesia Bersih Narkoba

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:36 WIB

DPD LPK-RI DIY Masa Bakti 2026–2030 Resmi Terbentuk, Siap Melindungi Hak-Hak Konsumen

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:27 WIB

BPN Sleman Pastikan Layanan Hak Tanggungan Elektronik Berjalan Lancar, Tingkat Kepatuhan Capai 96 Persen

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page