Hari Buruh 2026, Yani Fathurrahman: Buruh Sejahtera, Negara Kuat

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Hari Buruh 2026 jadi momentum refleksi. Ketua Fraksi PKS DPRD Sleman, Yani Fathurrahman, menegaskan bahwa kesejahteraan buruh adalah kunci kekuatan negara.

 

SLEMAN, opinijogja — Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 menjadi momentum refleksi terhadap kondisi ketenagakerjaan di Indonesia yang masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kesejahteraan pekerja hingga dinamika hubungan industrial.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sleman, Yani Fathurrahman, menegaskan pentingnya dukungan terhadap perjuangan buruh dalam memperoleh hak-haknya secara adil dan berkelanjutan. Ia menilai, kesejahteraan buruh merupakan salah satu fondasi utama dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Pada prinsipnya kami mendukung perjuangan buruh agar semakin sejahtera, sekaligus mendorong terbangunnya sinergi yang harmonis dengan para pengusaha dalam upaya bersama membangun bangsa,” ujarnya, saat dikonfirmasi opinijogja, Jumat (1/5/2026).

Menurut Yani, hubungan industrial yang sehat harus didasarkan pada keseimbangan kepentingan antara pekerja dan pengusaha. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup para pekerja.

Baca Juga:  Diplomat Jepang Terpukau Candi Prambanan, Sleman Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM

Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.

“Buruh yang sejahtera akan berkontribusi pada produktivitas nasional. Pada akhirnya, hal itu akan memperkuat daya saing dan ketahanan negara,” kata Yani.

Peringatan May Day tahun ini di berbagai daerah berlangsung dengan beragam kegiatan, mulai dari aksi damai, diskusi publik, hingga kegiatan sosial yang menyoroti isu-isu ketenagakerjaan.

Di tengah situasi ekonomi yang dinamis, aspirasi buruh terkait upah layak, jaminan sosial, serta kepastian kerja tetap menjadi perhatian utama yang diharapkan dapat direspons melalui kebijakan yang berpihak dan berkeadilan.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD LPK-RI DIY Masa Bakti 2026–2030 Resmi Terbentuk, Siap Melindungi Hak-Hak Konsumen
BPN Sleman Pastikan Layanan Hak Tanggungan Elektronik Berjalan Lancar, Tingkat Kepatuhan Capai 96 Persen
Gelombang Demonstrasi Meluas, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Turun ke Jalan di Berbagai Daerah
Pakar Hukum: Indonesia Emas 2045 Bisa Berubah Jadi Indonesia yang Kehilangan Arah
Gunungkidul Night Specta 2026 Bidik Rekor MURI dan Dongkrak Wisata, Jadi Etalase Gunung Sewu Geopark
Mahasiswa Yogyakarta Beri Rapor Merah Pemerintahan Prabowo-Gibran, Desak Evaluasi Kebijakan hingga Serukan Mundur
ISRI Yogyakarta: Indonesia Tidak Sedang Baik-Baik Saja, Pajak Naik dan Daya Beli Rakyat Melemah
Temui Menpora, Bupati Sleman Dapat Lampu Hijau Revitalisasi Stadion Tridadi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:36 WIB

DPD LPK-RI DIY Masa Bakti 2026–2030 Resmi Terbentuk, Siap Melindungi Hak-Hak Konsumen

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:27 WIB

BPN Sleman Pastikan Layanan Hak Tanggungan Elektronik Berjalan Lancar, Tingkat Kepatuhan Capai 96 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:33 WIB

Gelombang Demonstrasi Meluas, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Masyarakat Turun ke Jalan di Berbagai Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:11 WIB

Pakar Hukum: Indonesia Emas 2045 Bisa Berubah Jadi Indonesia yang Kehilangan Arah

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:12 WIB

Gunungkidul Night Specta 2026 Bidik Rekor MURI dan Dongkrak Wisata, Jadi Etalase Gunung Sewu Geopark

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page