Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak, Pemkab Naikkan Target Wisatawan Beretribusi 2026

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ratusan peserta mengikuti ajang lari di kawasan wisata Kulon Progo. Berbagai event olahraga dan pariwisata terus menjadi daya tarik yang mendorong peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.

 

Kulon Progo, opinijogja.co.id – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menaikkan target kunjungan wisatawan beretribusi pada 2026 setelah tren pertumbuhan sektor pariwisata menunjukkan kinerja positif sepanjang tahun berjalan.

Melalui Dinas Pariwisata, target kunjungan wisatawan beretribusi yang semula ditetapkan sebanyak 777.674 wisatawan disesuaikan menjadi 856.275 wisatawan. Penyesuaian tersebut berarti terjadi kenaikan target sebanyak 78.601 wisatawan atau sekitar 10,11 persen.

Kebijakan tersebut diambil berdasarkan realisasi kunjungan wisatawan hingga pertengahan tahun yang terus mengalami peningkatan. Kondisi itu dinilai menjadi indikator bahwa sektor pariwisata Kulon Progo memiliki potensi untuk melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Hingga akhir Juli 2026, jumlah kunjungan wisatawan beretribusi tercatat mencapai 646.304 wisatawan atau 75,48 persen dari target baru. Dengan waktu sekitar lima bulan hingga akhir tahun, Dinas Pariwisata optimistis target tersebut dapat tercapai, bahkan berpeluang terlampaui.

Tak hanya kunjungan wisatawan beretribusi, tren kunjungan wisata secara keseluruhan juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Berdasarkan data sementara, jumlah kunjungan wisatawan pada Juli 2026 diperkirakan mencapai sekitar 98,7 ribu orang, sehingga total kunjungan wisatawan selama periode Januari–Juli 2026 diperkirakan telah menembus 1,81 juta wisatawan.

Baca Juga:  Pemda DIY Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Rp15,8 Miliar, Perkuat Akses Wisata Pantai Selatan Bantul

Dinas Pariwisata menegaskan bahwa angka tersebut masih bersifat sementara dan akan disempurnakan setelah seluruh laporan kunjungan dari destinasi wisata di Kabupaten Kulon Progo diterima dan melalui proses verifikasi.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Sutarman, mengatakan penyesuaian target merupakan bentuk optimisme yang didasarkan pada capaian nyata sektor pariwisata selama tujuh bulan pertama tahun ini.

“Penyesuaian target kunjungan wisatawan beretribusi Tahun 2026 merupakan bentuk optimisme yang didasarkan pada capaian riil hingga pertengahan tahun. Realisasi kunjungan yang terus meningkat menunjukkan bahwa daya saing destinasi wisata di Kabupaten Kulon Progo semakin baik, didukung sinergi antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, kelompok sadar wisata, pelaku ekonomi kreatif, serta seluruh pemangku kepentingan. Kami optimistis target yang telah disesuaikan dapat tercapai, bahkan berpotensi terlampaui pada akhir tahun,” ujar Sutarman di Wates, Kamis (6/8/2026).

Ia menambahkan, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, jasa transportasi, perhotelan, kuliner, hingga masyarakat yang tinggal di sekitar destinasi wisata.

Menurutnya, Dinas Pariwisata akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan melalui peningkatan kualitas destinasi, pelayanan wisata, penyelenggaraan berbagai event, serta promosi pariwisata secara berkelanjutan agar tren pertumbuhan kunjungan wisata di Kabupaten Kulon Progo tetap terjaga hingga akhir tahun.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sleman Temple Run ke-11 Digelar 23 Agustus 2026, Lari Lintas 5 Candi dan Destinasi Wisata
Pemda DIY Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Rp15,8 Miliar, Perkuat Akses Wisata Pantai Selatan Bantul
Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir
188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan
Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya
Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo
Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi
JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Sleman Temple Run ke-11 Digelar 23 Agustus 2026, Lari Lintas 5 Candi dan Destinasi Wisata

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak, Pemkab Naikkan Target Wisatawan Beretribusi 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 12:54 WIB

Pemda DIY Rehabilitasi Jalan Srandakan–Poncosari–Pandansimo Rp15,8 Miliar, Perkuat Akses Wisata Pantai Selatan Bantul

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:13 WIB

Ketua DPRD Ungkap Dugaan Kebocoran PAD Pariwisata Gunungkidul, Penyelidikan Tipikor Bergulir

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:00 WIB

188 Jeep Wisata Merapi Jalani Ramp Check, Dishub Sleman Pastikan Seluruh Armada Layak Jalan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page