Foto: Ratusan peserta mengikuti ajang lari di kawasan wisata Kulon Progo. Berbagai event olahraga dan pariwisata terus menjadi daya tarik yang mendorong peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.
Kulon Progo, opinijogja.co.id – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menaikkan target kunjungan wisatawan beretribusi pada 2026 setelah tren pertumbuhan sektor pariwisata menunjukkan kinerja positif sepanjang tahun berjalan.
Melalui Dinas Pariwisata, target kunjungan wisatawan beretribusi yang semula ditetapkan sebanyak 777.674 wisatawan disesuaikan menjadi 856.275 wisatawan. Penyesuaian tersebut berarti terjadi kenaikan target sebanyak 78.601 wisatawan atau sekitar 10,11 persen.
Kebijakan tersebut diambil berdasarkan realisasi kunjungan wisatawan hingga pertengahan tahun yang terus mengalami peningkatan. Kondisi itu dinilai menjadi indikator bahwa sektor pariwisata Kulon Progo memiliki potensi untuk melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Hingga akhir Juli 2026, jumlah kunjungan wisatawan beretribusi tercatat mencapai 646.304 wisatawan atau 75,48 persen dari target baru. Dengan waktu sekitar lima bulan hingga akhir tahun, Dinas Pariwisata optimistis target tersebut dapat tercapai, bahkan berpeluang terlampaui.

Tak hanya kunjungan wisatawan beretribusi, tren kunjungan wisata secara keseluruhan juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Berdasarkan data sementara, jumlah kunjungan wisatawan pada Juli 2026 diperkirakan mencapai sekitar 98,7 ribu orang, sehingga total kunjungan wisatawan selama periode Januari–Juli 2026 diperkirakan telah menembus 1,81 juta wisatawan.
Dinas Pariwisata menegaskan bahwa angka tersebut masih bersifat sementara dan akan disempurnakan setelah seluruh laporan kunjungan dari destinasi wisata di Kabupaten Kulon Progo diterima dan melalui proses verifikasi.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Sutarman, mengatakan penyesuaian target merupakan bentuk optimisme yang didasarkan pada capaian nyata sektor pariwisata selama tujuh bulan pertama tahun ini.
“Penyesuaian target kunjungan wisatawan beretribusi Tahun 2026 merupakan bentuk optimisme yang didasarkan pada capaian riil hingga pertengahan tahun. Realisasi kunjungan yang terus meningkat menunjukkan bahwa daya saing destinasi wisata di Kabupaten Kulon Progo semakin baik, didukung sinergi antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, kelompok sadar wisata, pelaku ekonomi kreatif, serta seluruh pemangku kepentingan. Kami optimistis target yang telah disesuaikan dapat tercapai, bahkan berpotensi terlampaui pada akhir tahun,” ujar Sutarman di Wates, Kamis (6/8/2026).
Ia menambahkan, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, jasa transportasi, perhotelan, kuliner, hingga masyarakat yang tinggal di sekitar destinasi wisata.
Menurutnya, Dinas Pariwisata akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan melalui peningkatan kualitas destinasi, pelayanan wisata, penyelenggaraan berbagai event, serta promosi pariwisata secara berkelanjutan agar tren pertumbuhan kunjungan wisata di Kabupaten Kulon Progo tetap terjaga hingga akhir tahun.
(Ip/opinijogja)









