Jogja International Kite Festival 2026 Resmi Dibuka, 17 Negara Ramaikan Langit Parangkusumo

- Penulis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ratusan layang-layang raksasa dari Indonesia dan 17 negara menghiasi langit Pantai Parangkusumo, Bantul, saat pembukaan Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026, Sabtu (11/7).

 

BANTUL, opinijogja.id – Langit Pantai Parangkusumo, Bantul, dipenuhi aneka layang-layang raksasa dari berbagai negara saat Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 resmi dibuka, Sabtu (11/7). Memasuki penyelenggaraan ke-11, festival bertaraf internasional ini mengusung tema “Melayang Bersama Keluarga Mewujudkan Generasi Emas yang Bertradisi, Berbudaya, dan Berinovasi.”

Pembukaan diawali penampilan Bregodo dan Tari Krido Mahardika yang menggambarkan semangat serta kekayaan budaya Yogyakarta. Acara dihadiri perwakilan Gubernur DIY, Pemerintah Kabupaten Bantul, AirNav Indonesia, Forkopimda, kementerian dan lembaga, serta delegasi nasional dan internasional.

JIKF 2026 menghadirkan 32 klub layang-layang dari Indonesia dan peserta dari 17 negara, di antaranya Amerika Serikat, India, Vietnam, Tiongkok, Brasil, Jerman, Malaysia, Lithuania, Tunisia, Haiti, dan Lebanon.

Ketua Panitia JIKF 2026, Anang Sarijiyanto, mengatakan layang-layang bukan sekadar permainan, tetapi menjadi media yang mampu menyatukan berbagai bangsa dan budaya.

“Layang-layang mampu menyatukan berbagai bangsa, budaya, dan usia dalam semangat persahabatan. Kami ingin menjadikan JIKF bukan hanya sebagai festival, tetapi juga media pendidikan karakter, pelestarian budaya, penguatan nilai keluarga, sekaligus ruang lahirnya generasi muda yang kreatif, berbudaya, dan inovatif,” ujarnya.

Baca Juga:  SK Tak Kunjung Terbit, Manajemen RSA UGM Desak Kemenkes Tepati Janji Penetapan Kelas A

Sebelum puncak acara, panitia menggelar rangkaian Road to JIKF 2026, mulai dari kompetisi layang-layang, workshop edukasi, promosi destinasi wisata, hingga kegiatan budaya yang memperkenalkan sejarah, kuliner, dan kerajinan khas Yogyakarta kepada peserta mancanegara.

Selain menjadi ajang budaya internasional, festival ini juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan daerah kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Prasadiadi, menilai JIKF menjadi ruang perjumpaan budaya yang memperkuat citra Yogyakarta sebagai destinasi wisata budaya kelas dunia.

“JIKF tidak hanya memperlihatkan keindahan layang-layang, tetapi juga memperkuat posisi Yogyakarta sebagai kota budaya yang mampu menghadirkan pengalaman wisata berkualitas bagi masyarakat maupun wisatawan mancanegara,” katanya.

Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati berbagai atraksi seperti OLLANESIA (Olimpiade Layang-Layang Pelajar Indonesia), lomba mewarnai, pertunjukan layang-layang internasional, pameran UMKM, hingga Night Flying Kite Show yang menjadi salah satu daya tarik utama festival.

Jogja International Kite Festival 2026 mendapat dukungan Kementerian Pariwisata RI, Dinas Pariwisata DIY, Pemerintah Kabupaten Bantul, AirNav Indonesia, Komunitas Angkasa Satu, serta berbagai sponsor dan mitra. Festival ini diharapkan terus berkembang sebagai ikon pariwisata budaya Indonesia sekaligus memperkuat diplomasi budaya, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya
Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo
Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi
JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga
JIKF 2026 Lahirkan Bibit Juara Nasional, OLLANESIA Buka Jalan Prestasi Pelayang Muda Indonesia
Gunungkidul Bidik Lonjakan Wisatawan Lewat Geopark Night Specta 8.0, Siap Pecahkan Rekor MURI dengan 1.500 Penari
Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Rekor MURI dan Gamelan Orkestra Siap Meriahkan Nglanggeran
Road to JIKF 2026, Delegasi Belasan Negara Belajar Membuat Bakpia dan Kenali Budaya Yogyakarta
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:56 WIB

Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:36 WIB

Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:19 WIB

JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:49 WIB

JIKF 2026 Lahirkan Bibit Juara Nasional, OLLANESIA Buka Jalan Prestasi Pelayang Muda Indonesia

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page