Foto: Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, S.IP., M.Si., menjelaskan Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) 8.0 yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) diharapkan menjadi ajang promosi pariwisata sekaligus mendongkrak kunjungan wisatawan selama libur sekolah.(Foto: Istimewa/OpiniJogja)
Gunungkidul, opiniJogja.id – Kabupaten Gunungkidul kembali menghadirkan agenda wisata berskala nasional melalui Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) 8.0. Event yang telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan selama musim libur sekolah sekaligus memperkuat promosi pariwisata daerah.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, S.IP., M.Si., mengatakan GNS merupakan agenda tahunan yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-8. Keberadaannya di dalam KEN menjadi pengakuan bahwa event tersebut memiliki daya tarik dan potensi besar untuk menarik wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.
“GNS ini merupakan event tahunan ke-8 dan sudah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN). Event ini diharapkan menjadi salah satu ajang promosi pariwisata Kabupaten Gunungkidul,” ujar Eko saat dikonfirmasi OpiniJogja, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, waktu pelaksanaan sengaja dipilih bertepatan dengan masa libur sekolah agar memberikan dampak maksimal terhadap sektor pariwisata. Momentum tersebut diyakini mampu meningkatkan okupansi hotel, menggerakkan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor wisata.
“Pelaksanaannya juga diambil pada momentum libur sekolah tahun ini, sehingga diharapkan mampu menambah jumlah kunjungan wisata ke Gunungkidul,” jelasnya.
Salah satu atraksi paling dinantikan dalam GNS 8.0 adalah upaya pemecahan Rekor MURI melalui Senam Kreasi Pentul Tembem yang akan melibatkan sekitar 1.500 penari. Pertunjukan kolosal ini diproyeksikan menjadi magnet utama yang menarik perhatian wisatawan maupun pecinta seni budaya.
“Untuk GNS tahun ini ada event pemecahan Rekor MURI Senam Kreasi Pentul Tembem yang diikuti sebanyak 1.500 penari,” tambah Eko.
Selain menyuguhkan hiburan, Geopark Night Specta juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya lokal Gunungkidul kepada masyarakat luas. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap event ini semakin memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia melalui kalender Kharisma Event Nusantara.
(Ip/opinijogja)






