Road to JIKF 2026, Delegasi Belasan Negara Belajar Membuat Bakpia dan Kenali Budaya Yogyakarta

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 03:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Delegasi mancanegara peserta Road to Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 menyaksikan langsung proses pembuatan bakpia di Bakpia Pathok 25, Yogyakarta, sebagai bagian dari diplomasi budaya dan promosi UMKM lokal.

 

YOGYAKARTA, opinijogja.id – Rangkaian Road to Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 menghadirkan pengalaman budaya bagi puluhan delegasi mancanegara dengan mengunjungi sentra produksi Bakpia Pathok 25 di Ngampilan, Kota Yogyakarta, Selasa (7/7/2026).

Kegiatan yang diprakarsai Komunitas Angkasa 1 selaku penyelenggara JIKF 2026 itu diikuti peserta dari berbagai negara, di antaranya India, Vietnam, China, Amerika Serikat, Jerman, Malaysia, Brasil, Lebanon, Tunisia, Lithuania, Haiti, dan sejumlah negara lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, para delegasi melihat langsung proses pembuatan bakpia, mulai dari pengolahan adonan, pengisian, pemanggangan hingga mencicipi produk khas Yogyakarta tersebut. Mereka juga berdialog dengan para pekerja mengenai sejarah dan perkembangan bakpia yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.

Baca Juga:  Nataru 2025, Kunjungan Wisata Jeep Lava Tour Merapi Terus Meningkat

Perwakilan Bakpia Pathok 25, Amel, mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai upaya memperkenalkan budaya Yogyakarta kepada masyarakat internasional.

“Harapan kami, melalui kunjungan ini bakpia semakin dikenal masyarakat dunia, tidak hanya di Indonesia,” ujarnya.

Antusiasme juga disampaikan delegasi asal India, Kamal Prakash. Menurutnya, kegiatan budaya menjadi nilai lebih yang membedakan JIKF dari festival layang-layang internasional lainnya.

“Festival ini bukan hanya tentang layang-layang, tetapi juga mengenalkan budaya, kuliner, dan kehidupan masyarakat Yogyakarta. Pengalaman ini sangat berkesan,” katanya.

Selain mempromosikan budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperluas promosi UMKM Yogyakarta di tingkat internasional sekaligus memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota budaya melalui diplomasi budaya yang dikemas dalam rangkaian Road to JIKF 2026.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya
Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo
Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi
JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga
JIKF 2026 Lahirkan Bibit Juara Nasional, OLLANESIA Buka Jalan Prestasi Pelayang Muda Indonesia
Jogja International Kite Festival 2026 Resmi Dibuka, 17 Negara Ramaikan Langit Parangkusumo
Gunungkidul Bidik Lonjakan Wisatawan Lewat Geopark Night Specta 8.0, Siap Pecahkan Rekor MURI dengan 1.500 Penari
Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Rekor MURI dan Gamelan Orkestra Siap Meriahkan Nglanggeran
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:56 WIB

Yogyakarta Bidik Lonjakan Wisatawan, PHRI DIY Gelar Business Matching di Surabaya

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:56 WIB

Jeep Wisata Wage Adventure di Jalur Dam Sabo Watu Gede Dongkrak Ekonomi UMKM Argomulyo

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:36 WIB

Yogyakarta Bidik Wisatawan Jawa Timur, Jogja Day 2026 di Malang Tawarkan Wisata Kuliner hingga Jeep Merapi

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:19 WIB

JIKF 2026 Resmi Ditutup, Tim Yudhistira Sleman Rebut Piala Raja Lewat Karya Train Naga

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:49 WIB

JIKF 2026 Lahirkan Bibit Juara Nasional, OLLANESIA Buka Jalan Prestasi Pelayang Muda Indonesia

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page