Wakil Bupati Sleman

Kadispar Kulon Progo

SKS

PHRI Gunungkidul Halalbihalal 2026, Bupati Ingatkan Peluang Investor Pariwisata

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih (tengah) berfoto bersama jajaran BPC PHRI Gunungkidul dan tamu undangan dalam acara Halalbihalal di Gunungkidul, Kamis (16/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengingatkan pentingnya kesiapan pelaku usaha pariwisata menghadapi masuknya investor serta menjaga citra wisata daerah.

 

Gunungkidul, opinijogja – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul menggelar acara Halalbihalal pada Kamis (16/4/2026) dengan mengusung tema “Dalam Kebersamaan Ada Kekuatan, Dalam Doa Ada Keberkahan.”

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antar pelaku industri pariwisata di Gunungkidul.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, jajaran Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Gunungkidul, BPD PHRI DIY, serta perwakilan BPC PHRI dari Sleman dan Kulon Progo. Turut hadir pula organisasi terkait seperti PPJI Gunungkidul, Perwira Gunungkidul, serta seluruh anggota PHRI Gunungkidul.

Ketua PHRI Gunungkidul, Sunyata, dalam sambutannya menekankan bahwa pelaku industri perhotelan dan restoran sejatinya berada dalam posisi kompetitor. Namun demikian, ia menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan demi kemajuan pariwisata daerah.

“PHRI adalah asosiasi industri pariwisata yang usahanya menjual kamar dan makanan. Kita ini sesama anggota memang berkompetisi, tetapi dalam menjaga dan memajukan pariwisata Gunungkidul, kita harus tetap bersama,” ujar Sunyata saat dikonfirmasi opinijogja.

Baca Juga:  Libur Akhir Tahun, The New Atrium Hotel Yogya Catat Okupansi 80–90%

Ia juga menambahkan bahwa citra pariwisata merupakan aset utama yang harus dijaga secara kolektif oleh seluruh pelaku usaha.

“Dalam kebersamaan, khususnya dalam doa, akan ada keberkahan. Itu berupa limpahan kunjungan wisatawan. Citra pariwisata harus kita jaga bersama karena itu ladang rezeki kita. Sekali ada yang merusak citra, dampaknya akan dirasakan semua,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengingatkan bahwa sektor pariwisata di wilayahnya tengah mengalami perkembangan pesat, ditandai dengan meningkatnya minat investor.

“PHRI Gunungkidul harus semakin siap karena saat ini semakin banyak investor yang masuk ke sektor pariwisata. Ini menjadi peluang sekaligus tantangan,” ujar Endah.

Ia berharap seluruh pelaku usaha pariwisata dapat meningkatkan kualitas layanan dan menjaga daya saing agar mampu menghadapi dinamika investasi yang terus berkembang di Gunungkidul.

Dengan semakin terbukanya investasi di sektor pariwisata, kolaborasi antar pelaku usaha dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan dan daya tarik destinasi wisata Gunungkidul.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan
Sorotan Tiket Tak Sesuai Nominal di Pantai Baron, Dispar Gunungkidul Perketat Sistem Pengawasan
Retribusi Pantai Baron Dipersoalkan, Dispar Gunungkidul Akui Ada Kelalaian Petugas
Jogja Bikin Turis Denmark Speechless Gara-Gara Lomba Burung
Rowo Jombor Jadi Favorit Lebaran 2026 di Klaten Dengan 53.600 Wisatawan, Peringkat Kedua Setelah Prambanan
Libur Lebaran 2026 di Gunungkidul Lancar, PHRI Soroti Penataan Pantai dan Infrastruktur Wisata
Wahana “On The Rock” Dongkrak Wisata Drini, PAD Gunungkidul Tembus Rp15,8 Miliar
Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Kulon Progo Tembus 100 Ribu Lebih
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 02:26 WIB

Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan

Jumat, 10 April 2026 - 08:09 WIB

Sorotan Tiket Tak Sesuai Nominal di Pantai Baron, Dispar Gunungkidul Perketat Sistem Pengawasan

Jumat, 10 April 2026 - 05:08 WIB

Retribusi Pantai Baron Dipersoalkan, Dispar Gunungkidul Akui Ada Kelalaian Petugas

Minggu, 5 April 2026 - 04:18 WIB

Jogja Bikin Turis Denmark Speechless Gara-Gara Lomba Burung

Jumat, 3 April 2026 - 12:42 WIB

Rowo Jombor Jadi Favorit Lebaran 2026 di Klaten Dengan 53.600 Wisatawan, Peringkat Kedua Setelah Prambanan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Opinijogja

Negeri Tanpa Rasa Malu

Jumat, 17 Apr 2026 - 03:24 WIB