Sorotan Tiket Tak Sesuai Nominal di Pantai Baron, Dispar Gunungkidul Perketat Sistem Pengawasan

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Eko Nur Cahyo.(Foto: opinijogja).

 

GUNUNGKIDUL, opinijogja — Menanggapi informasi yang beredar di masyarakat dan media terkait dugaan ketidaksesuaian antara nominal pembayaran dan struk retribusi di kawasan wisata Pantai Baron, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, angkat bicara.

Saat dikonfirmasi opinijogja, Jumat (10/04/2026), Eko mengimbau wisatawan untuk lebih teliti saat melakukan transaksi pembayaran retribusi di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR).

“Kepada wisatawan kami menghimbau demi kenyamanan berwisata, silakan dipastikan pada saat transaksi di pos TPR mendapatkan tiket retribusi sesuai dengan jumlah pengunjung dengan nominal rupiah yang dibayarkan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya memastikan tiket yang diterima merupakan tiket resmi. Wisatawan diminta tidak menerima tiket dengan tulisan “customer copy”.

Baca Juga:  Polres Gunungkidul Gelar Patroli Subuh di JJLS untuk Antisipasi Balap Liar Selama Ramadhan

“Pastikan juga tidak mendapatkan tiket yang ada tulisan ‘customer copy’, karena tiket tersebut bukan tiket yang sah untuk diberikan kepada wisatawan atau pengunjung,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul akan meningkatkan pengawasan guna mencegah potensi penyimpangan di lapangan. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penambahan sistem pemantauan berbasis CCTV di setiap titik TPR.

“Pengawasan akan semakin kita tingkatkan. Kami akan membuat model pengawasan secara online lewat CCTV, yang nanti akan kita pasang tambahan dua unit per TPR. Rencana ini akan direalisasikan pada triwulan kedua tahun ini,” jelasnya.

Dengan langkah tersebut, diharapkan transparansi pengelolaan retribusi wisata di Gunungkidul semakin meningkat serta kepercayaan masyarakat dan wisatawan tetap terjaga.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Libur Sekolah 2026, Sleman Bidik Perputaran Uang Wisata hingga Rp1,2 Triliun
Efek Embarkasi Haji YIA, Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak 105 Persen hingga Mei 2026
Kementerian Pariwisata dan BPJPH Serahkan Sertifikat Halal kepada UMKM Desa Wisata Jatimulyo
Uji Coba Retribusi Wisata Full Cashless di TPR Baron Diperpanjang hingga 11 Mei 2026
Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan
PHRI Gunungkidul Halalbihalal 2026, Bupati Ingatkan Peluang Investor Pariwisata
Retribusi Pantai Baron Dipersoalkan, Dispar Gunungkidul Akui Ada Kelalaian Petugas
Jogja Bikin Turis Denmark Speechless Gara-Gara Lomba Burung
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:39 WIB

Libur Sekolah 2026, Sleman Bidik Perputaran Uang Wisata hingga Rp1,2 Triliun

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:51 WIB

Efek Embarkasi Haji YIA, Kunjungan Wisata Kulon Progo Melonjak 105 Persen hingga Mei 2026

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:51 WIB

Kementerian Pariwisata dan BPJPH Serahkan Sertifikat Halal kepada UMKM Desa Wisata Jatimulyo

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:05 WIB

Uji Coba Retribusi Wisata Full Cashless di TPR Baron Diperpanjang hingga 11 Mei 2026

Jumat, 17 April 2026 - 02:26 WIB

Rakernas V IHGMA di Lombok Tandai Satu Dekade Kepemimpinan Industri Perhotelan

Berita Terbaru