BPS Sleman Canangkan Desa Cantik 2026 di Tempel, Danang: Kunci Pembangunan Berbasis Data Akurat

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyematkan selempang kepada agen statistik dalam pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 di Kapanewon Tempel, Selasa (14/4/2026). Program ini diharapkan mendorong pembangunan berbasis data yang akurat di tingkat kalurahan.

 

Sleman, opinijogja – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sleman mencanangkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Kapanewon Tempel, Selasa (14/4/2026). Program ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan berbasis data yang akurat dan tepat sasaran di tingkat kalurahan.

Kegiatan sosialisasi dan pencanangan Desa Cantik tersebut digelar di Kantor Kalurahan Margorejo, Kapanewon Tempel, dan dihadiri Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, bersama jajaran pemerintah daerah.

Pada tahun 2026, terdapat tiga kalurahan di Kapanewon Tempel yang menjadi sasaran program Desa Cantik, yakni Kalurahan Margorejo, Pondokrejo, dan Sumberrejo. Pencanangan dilakukan secara simbolis melalui pemukulan gong, penandatanganan piagam, serta penyematan selempang kepada agen statistik dari masing-masing kalurahan.

Kepala BPS Sleman, Widhi Pranowo, menjelaskan bahwa program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi dan kesadaran statistik di tingkat desa, sekaligus mendorong peran aktif perangkat kalurahan dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik.

Baca Juga:  Bupati Sleman Tekankan Integritas Birokrasi pada Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara

“Program ini juga menjadi upaya standarisasi pengelolaan data statistik agar kualitas dan keterbandingan indikator tetap terjaga,” ujar Widhi.

Ia menambahkan, optimalisasi pemanfaatan data statistik diharapkan mampu mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran di tingkat desa.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPS Sleman dalam mengembangkan program Desa Cantik. Menurutnya, pembangunan saat ini membutuhkan dukungan data yang valid dan mutakhir.

“Program ini sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan saat ini, di mana setiap kebijakan harus berbasis data yang akurat dan up to date,” kata Danang.

Ia menegaskan, melalui program Desa Cantik, kalurahan memiliki peran penting dalam mengidentifikasi potensi, permasalahan, serta kebutuhan masyarakat secara mandiri berbasis data.

Program Desa Cantik sendiri telah dijalankan di Sleman sejak 2022 dan telah mencakup sejumlah kalurahan, di antaranya Ambarketawang (Gamping), Mergoagung (Seyegan), Wukirsari (Cangkringan), dan Mororejo (Tempel).

Dengan penguatan kapasitas statistik di tingkat desa, pemerintah daerah berharap kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Sleman semakin efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gantikan Susmiarto, Abu Bakar Resmi Menjadi Sekda Kabupaten Sleman
Abu Bakar Resmi Dilantik Jadi Sekda Sleman, Siap Jalankan Amanah dan Perkuat Reformasi Birokrasi
Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY
Menjelang Purna Tugas, Sekda Sleman Susmiarto Soroti Tantangan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Pemkab Sleman Fokus Rehabilitasi Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
246 PNS Sleman Terima SK Pensiun, Bupati Harda Minta Tetap Produktif
BULOG DIY Jamin Stok Minyakita dan Beras Aman Jelang Idul Adha 2026
Sleman Perketat Pengawasan Kurban 2026, PMK hingga Limbah Penyembelihan Jadi Sorotan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:32 WIB

Gantikan Susmiarto, Abu Bakar Resmi Menjadi Sekda Kabupaten Sleman

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:59 WIB

Abu Bakar Resmi Dilantik Jadi Sekda Sleman, Siap Jalankan Amanah dan Perkuat Reformasi Birokrasi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:59 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:44 WIB

Menjelang Purna Tugas, Sekda Sleman Susmiarto Soroti Tantangan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:31 WIB

Pemkab Sleman Fokus Rehabilitasi Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru