Foto: Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) calon purna tugas di Pendopo Parasamya Sleman, Senin (25/5/2026). Sebanyak 246 PNS menerima SK pensiun TMT Juli hingga Desember 2026.
SLEMAN, opinijogja – Sebanyak 246 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Sleman menerima Surat Keputusan (SK) Pensiun Calon Purna Tugas dengan Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli hingga 1 Desember 2026. Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, di Pendopo Parasamya Sleman, Senin (25/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Harda meminta para calon purna tugas tetap semangat berkarya dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat meskipun telah memasuki masa pensiun.
Ia mengajak para ASN meneladani falsafah Jawa “Urip Iku Urup”, yakni hidup harus mampu menjadi penerang dan membawa manfaat bagi sesama.
“Bapak dan Ibu telah menjadi penerang bagi masyarakat melalui pelayanan, dedikasi, dan pengabdian. Semoga langkah baik ini dapat dilanjutkan untuk menghadirkan manfaat bagi Kabupaten Sleman,” ujar Harda.

Harda juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan para ASN selama bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.
Menurutnya, hubungan kekeluargaan dan silaturahmi antara para purna tugas dengan Pemkab Sleman diharapkan tetap terjalin dengan baik meskipun telah memasuki masa pensiun.
“Saya harap semangat ini terus dijaga dan hubungan baik ini tetap terjaga. Meskipun telah purna tugas, pengalaman dan pemikiran bapak ibu tetap kami perlukan untuk memberi masukan dan saran bagi kemajuan Sleman,” tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Harian Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman, Dwi Anta Sudibya, melaporkan bahwa sepanjang tahun 2026 jumlah PNS Pemerintah Kabupaten Sleman yang memasuki usia pensiun mencapai 515 orang.
Penyerahan SK pensiun tersebut menjadi bentuk penghargaan Pemerintah Kabupaten Sleman kepada ASN yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sekaligus mendorong para purna tugas untuk tetap aktif berkontribusi di tengah masyarakat.
(Ip/opinijogja)








