Wabup Sleman Kukuhkan Kelembagaan Murangan VII, Soroti Peran Ujung Tombak Pelayanan Publik

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wabup Sleman Danang Maharsa menghadiri sekaligus mengukuhkan kelembagaan Padukuhan Murangan VII masa bakti 2026-2031.

 

Sleman, opinijogja – Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menghadiri pengukuhan kelembagaan Padukuhan Murangan VII untuk masa bakti 2026–2031 pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Jolontoro, Padukuhan Murangan VII, Kalurahan Triharjo, Sleman.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Lurah Triharjo Irawan. Sejumlah unsur kelembagaan yang dikukuhkan meliputi pengurus LPMKal, Jaga Warga, PKK dusun, RW, hingga RT di wilayah Padukuhan Murangan VII.

Dalam sambutannya, Danang menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai bagian dari kelembagaan padukuhan. Ia menyebut pengukuhan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan di tingkat paling dekat dengan masyarakat.

“Padukuhan merupakan ujung tombak pelayanan publik sekaligus ruang yang tepat untuk menumbuhkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal,” ujar Danang.

Baca Juga:  Wabup Sleman Tekankan Makna Bela Negara dan Peran Strategis Perempuan

Menurutnya, kelembagaan yang kuat menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, pemberdayaan dan pembangunan di tingkat padukuhan juga dinilai akan lebih efektif, responsif, dan berkelanjutan jika didukung oleh struktur kelembagaan yang solid.

Danang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah. Ia menegaskan pentingnya semangat paguyuban dalam mewujudkan lingkungan yang rukun, aman, dan sejahtera.

“Mari bersama memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dengan semangat kebersamaan demi terwujudnya Padukuhan Murangan VII yang berbudaya dan sejahtera,” katanya.

Di akhir kegiatan, Danang turut mengapresiasi partisipasi komunitas jathilan “Turonggo Sakti” serta pelaku UMKM lokal yang ikut memeriahkan acara. Menurutnya, kehadiran unsur budaya dan ekonomi warga menjadi bagian penting dalam menjaga kearifan lokal sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat.

(Ip/opinijogja)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel opinijogja.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY
Menjelang Purna Tugas, Sekda Sleman Susmiarto Soroti Tantangan Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik
Pemkab Sleman Fokus Rehabilitasi Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran
246 PNS Sleman Terima SK Pensiun, Bupati Harda Minta Tetap Produktif
BULOG DIY Jamin Stok Minyakita dan Beras Aman Jelang Idul Adha 2026
Sleman Perketat Pengawasan Kurban 2026, PMK hingga Limbah Penyembelihan Jadi Sorotan
Job Fair Hari Jadi Sleman ke-110 Dibuka, Pemkab Targetkan 750 Tenaga Kerja Baru Terserap
Kepala DPUPKP Sleman: Jangan Simpan Masalah Sendiri
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:59 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sleman Melonjak ke 97,56, Tertinggi Kedua di DIY

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:31 WIB

Pemkab Sleman Fokus Rehabilitasi Irigasi di Tengah Keterbatasan Anggaran

Senin, 25 Mei 2026 - 12:06 WIB

246 PNS Sleman Terima SK Pensiun, Bupati Harda Minta Tetap Produktif

Senin, 25 Mei 2026 - 07:34 WIB

BULOG DIY Jamin Stok Minyakita dan Beras Aman Jelang Idul Adha 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:58 WIB

Sleman Perketat Pengawasan Kurban 2026, PMK hingga Limbah Penyembelihan Jadi Sorotan

Berita Terbaru